Menteri Basuki Kunjungi Pembangunan Wisma Atlet Olimpiade Tokyo

Fabiola Febrinastri

Rabu, 19 Juli 2017 | 00:01 WIB
Menteri Basuki Kunjungi Pembangunan Wisma Atlet Olimpiade Tokyo
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja ke Jepang, Jumat (15/7/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Pada hari kedua kunjungan kerjanya ke Jepang, Jumat (15/7/2017), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan infrastruktur Olimpiade dan Paralimpiade yang akan berlangsung di Tokyo pada 2020.

Lokasi yang dikunjungi Menteri Basuki adalah Tokyo 2020 Athlete’s Village atau Wisma Atlet, yang lokasinya terletak di distrik Harumi-5, Chome West, Tokyo. Kawasan ini dikelilingi oleh venue olahraga. Lokasi tersebut juga dekat dengan perairan dan berada di pusat kota.

Setelah selesainya Olimpiade dan Paralimpiade, Tokyo 2020 Athlete’s Village bisa menjadi warisan bagi kota Tokyo, sebagai simbol keberagaman, keberlanjutan dan gaya hidup sehat.

Wisma atlet tersebut terdiri dari 24 bangunan gedung, yang terdiri dari 21 gedung tingkat menengah, 2 tower dan 1 fasilitas retail, dengan jumlah total 5.682 unit. Pembangunannya menggunakan skema kerja sama antara Pemerintah Kota Tokyo dengan konsorsium perusahaan konstruksi Jepang yang ditunjuk oleh Pemkot, yang mana konsorsium kemudian membangun gedung dan berbagai fasilitas lainnya.



Selama pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, bangunan wisma tersebut disewakan kepada Tokyo Organising Committee of Olympic and Paralympic Games (TOGOC). TOGOC melakukan perbaikan konstruksi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan standar International Olympic Committee (IOC) dan International Paralympic Committee (IPC).

Setelah pelaksanaan Olimpiade, TOCOG akan mengembalikan kepada kondisi semula dan dikembalikan kepada konsorsium swasta, yang kemudian akan menjual atau menyewakannya sebagai unit perumahan. Usai Tokyo 2020, TOGOC mengembalikan kembali kepada pihak konsorsium untuk dapat disewakan ataupun dijual.

"Usaha yang dilakukan pemerintah Jepang sangat menarik. Kita bisa jadikan referensi untuk pengelolaan wisma atlet Kemayoran pasca AG-XVIII yang menguntungkan semua pihak, terutama dalam memenuhi kebutuhan hunian di kota metropolitan seperti Jakarta dan Palembang. Selain itu, kita bisa mempelajari bagaimana kawasan yang kurang atraktif dapat diubah menjadi kawasan yang bernilai tinggi, karena dukungan prasarana dan sarana yang berkualitas," kata Menteri Basuki.

Penggunaan CCTV di Jalan Tol Jepang
Menteri Basuki beserta rombongan melanjutkan kunjungan untuk melihat Traffic Control Centre (TCC) jaringan jalan tol Tokyo Metropolitan Expressway yang memiliki panjang 318 km. TCC merupakan ruang kontrol untuk memantau pengelolaan dan pengoperasian jalan tol.

Salah satu fungsinya adalah mendeteksi kecelakaan yang terjadi di jaringan jalan tol tersebut, sehingga dapat mendistribusikan bantuan dengan lebih cepat. TCC juga berfungsi untuk memonitor kondisi kepadatan lalu lintas di jaringan jalan tol di Tokyo.

Pengelola jalan tol di Jepang memanfaatkan penggunaan banyak kamera CCTV. Setidaknya setiap kilometer ditempatkan satu kamera dan ada 1.000 kamera yang dipasang di jalan tol, selain terowongan.

Jumlah kamera CCTV yang ditempatkan di terowongan lebih banyak, yakni mencapai 1.400 kamera, yang dipantau selama 24 jam di TCC.

Berdasarkan data jumlah kejadian di jalan tol seperti kecelakaan, kendaraan mogok, dan barang jatuh, yang berhasil dipantau TCC di Shutoko pada 2016, ada 130 kejadian setiap harinya atau 1 kejadian setiap 11 menit yang harus ditangani segera oleh pengelola tol.

Kejadian yang paling banyak adalah barang jatuh di tol, yakni sekitar 26.591 kali per tahunnya atau rata-rata 73 kali per hari. Sementara kejadian kecelakaan terjadi 10.973 per tahun, atau rata-rata 30 kali per hari dan kendaraan mogok 10.337 kejadian per tahun, atau rata-rata 28 kali per hari.

"Jaringan jalan tol di Indonesia pada akhir 2014 mencapai 780 km. Ditargetkan hingga akhir tahun 2017, ada tambahan 568 km. Semakin panjangnya ruas jalan tol menuntut Badan Usaha/Operator Jalan Tol untuk lebih meningkatkan layanan pemantauan penggunaan jalan tol melalui control room yang modern, sehingga layanan keamanan, keselamatan, kenyamanan dan kecepatan bisa lebih kita tingkatkan lagi" jelasnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Basuki didampingi Inspektur Jenderal PUPR, Rildo Ananda Anwar, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya, Sri Hartoyo, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Z, beberapa Direksi BUMN Karya, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia, Hermanto Dardak, Direktur Utama PT. Jasa Marga, Desi Ariyani dan Utusan Khusus Presiden RI untuk Jepang, Rahmat Gobel.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR Dapat "Award" dari Perhimpunan Insinyur Sipil Jepang

Menteri PUPR Dapat "Award" dari Perhimpunan Insinyur Sipil Jepang

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 00:01 WIB

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 23:21 WIB

Terkini

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?

Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati

Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:35 WIB

30 Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Hari Pramuka 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Medsos

30 Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Hari Pramuka 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Medsos

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:35 WIB

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:33 WIB

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:18 WIB

×