Padamkan Kebakaran Hutan Aceh, BNPB Tambah Heli Water Bombing

Ardi Mandiri | Suara.com

Jum'at, 28 Juli 2017 | 00:12 WIB
Padamkan Kebakaran Hutan Aceh, BNPB Tambah Heli  Water Bombing
Ilustrasi kebakaran hutan. (Shutterstocks)

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan satu unit tambahan pesawat helikopter jenis PK-DAS Bell 412 untuk melakukan pemadaman kebakaran dengan teknik "water bombing" di wilayah Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh.

Kasubdit Kesehatan dan Air Bersih BNPB Jarwansyah di Meulaboh, Kamis, mengatakan penambahan satu unit helikopter water bombing bersama lima orang kru pesawat guna mendukung Satgas udara dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat.

"Berapa lokasi sudah dilakukan penyiraman, tapi yang bergerak itu Helikopter MI 17 yang kapasitas empat ton, tapi kalau Bell ini kapasitas satu ton belum. Hasil pemantaun pilot kru Heli Bell ternyata masih banyak ditemukan titik api di Aceh Barat," katanya.

Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan usai menyambut kedatangan Helikopter Bell di Lapangan Batalion 116/ Garda Samudera (GS), Korem 012 Teuku Umar, Kecamatan Mereubo, Aceh Barat, Kamis, pukul 15.30 WIB.

BNPB masih berfokus melakukan upaya pemadaman karhutla di wilayah hukum Aceh Barat karena masih terpantau pesebaran titik api, meskipun sempat diguyur hujan dengan intensitas ringan beberapa saat pada pukul 10.30 WIB.

Sementara itu Helikopter jenis MI 17 VN, Kamis, pukul 11.00 WIB mulai melakukan pengeboman air, berangkat dari Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya, kemudian melakukan pengeboman air di wilayah Desa Lapang dan Suak Raya, Johan Pahlawan.

Water bombing dipimpin langsung Direktorat Bantuan Darurat BNPB, Bambang H, selama tiga jam melakukan pengeboman Heli MI 17 melakukan 20 kali pengeboman air, sebagian padam, namun kebakaran di bawah permukaan lahan gambut masih ditemukan, ditandai dengan masih muncul asap ke permukaan.

"Targetnya sore ini (Kamis) dilanjutkan, setelah nanti dari Suak Raya memang tuntas, saya sudah koordinasikan dengan tim Hely dan Tim SAR yang kita berangkatkan. Kita akan water bombing di titik-titik paling urgen," kata Bambang ketika ditemui di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya, Aceh.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga Kamis (27/7) masih menemukan titik panas di wilayah Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya, kedua kabupaten bertetangga itu kini dalam masa bencana menghadapi karhutla. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makin Banyak, Titik Panas di Aceh Capai 49 Titik

Makin Banyak, Titik Panas di Aceh Capai 49 Titik

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 00:44 WIB

Ini Penyebab Kebakaran Hutan Aceh Menurut Walhi

Ini Penyebab Kebakaran Hutan Aceh Menurut Walhi

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 03:21 WIB

Helikopter Water Bombing Tiba di Aceh

Helikopter Water Bombing Tiba di Aceh

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 00:39 WIB

Bahaya! Oksigen Aceh Barat Terkontaminasi Asap

Bahaya! Oksigen Aceh Barat Terkontaminasi Asap

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 01:07 WIB

Makin Parah! Titik Panas di Aceh Meningkat Drastis pada Senin

Makin Parah! Titik Panas di Aceh Meningkat Drastis pada Senin

News | Senin, 24 Juli 2017 | 23:49 WIB

Anak SD Belajar dengan Menghirup Asap Kebakaran Gambut Meulaboh

Anak SD Belajar dengan Menghirup Asap Kebakaran Gambut Meulaboh

News | Senin, 24 Juli 2017 | 10:40 WIB

Padamkan Kebakaran Hutan Aceh, BNPB Kirim Heli Bom Air

Padamkan Kebakaran Hutan Aceh, BNPB Kirim Heli Bom Air

News | Minggu, 23 Juli 2017 | 23:55 WIB

Siapkan Helikopter, Musi Banyuasin Siaga Kebakaran Lahan

Siapkan Helikopter, Musi Banyuasin Siaga Kebakaran Lahan

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 10:32 WIB

Korban Tewas Kebakaran Hutan di Portugal Jadi 57 Orang

Korban Tewas Kebakaran Hutan di Portugal Jadi 57 Orang

News | Minggu, 18 Juni 2017 | 16:43 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB