Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan

Bangun Santoso

Rabu, 14 Januari 2026 | 11:16 WIB
Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan
Universitas Sriwijaya. [Dok. Istimewa]
baca 10 detik
  • Kemenkes membekukan PPDS Ilmu Kesehatan Mata Unsri di RSUP Dr. M. Hoesin karena dugaan perundungan dan pungli.
  • Korban OA diduga diperas senior untuk membiayai kebutuhan pribadi hingga berusaha bunuh diri dan mengundurkan diri.
  • Institusi terkait harus melakukan pembenahan total, memberikan sanksi tegas, serta menyusun rencana aksi pencegahan perundungan.

Suara.com - Sebuah skandal kelam yang menyelimuti dunia pendidikan kedokteran spesialis di Tanah Air akhirnya memicu reaksi keras dari pemerintah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi mengumumkan telah membekukan sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) yang berlokasi di RSUP Dr. M. Hoesin, Palembang.

Keputusan tegas ini diambil sebagai respons langsung atas terungkapnya kasus dugaan perundungan brutal dan praktik pungutan liar (pungli) yang menimpa seorang mahasiswi residen berinisial OA.

Kasus ini sontak menjadi sorotan publik setelah detail perlakuan yang diterima korban terkuak ke media massa.

Kemenkes, melalui tim investigasi yang diturunkan, telah mengonfirmasi adanya praktik tidak terpuji yang mencederai marwah pendidikan kedokteran tersebut.

Temuan di lapangan menunjukkan adanya sistem eksploitasi yang dilakukan oleh oknum senior terhadap juniornya.

"Berdasarkan hasil investigasi tim, diketahui telah terjadi praktik perundungan berupa permintaan pembayaran (pungutan liar) oleh peserta PPDS Ilmu Kesehatan Mata," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dalam keterangan resminya di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (14/1/2026).

Kisah yang dialami korban OA sungguh memilukan. Ia diduga diperas dan dijadikan 'ATM' berjalan oleh para seniornya.

Berdasarkan laporan yang beredar, korban dipaksa untuk membiayai berbagai kebutuhan pribadi para senior, mulai dari membayar uang semesteran, mendanai pesta, membeli alat olahraga, produk kecantikan, hingga urusan sepele seperti traktiran makan dan minum.

Tekanan mental dan finansial yang tak tertahankan ini diduga kuat menjadi pemicu korban melakukan upaya bunuh diri.

baca juga

Setelah insiden tragis tersebut, korban akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari program pendidikan yang telah ia perjuangkan dengan susah payah.

Menyikapi temuan ini, Kemenkes tidak main-main. Selama program PPDS Ilmu Mata dihentikan, Kemenkes memberikan serangkaian instruksi tegas yang harus segera dijalankan oleh pihak RSUP M. Hoesin dan FK Unsri.

Aji Muhawarman menegaskan bahwa ini adalah kesempatan bagi kedua institusi untuk melakukan pembenahan total.

Salah satu perintah utamanya adalah menghentikan seluruh kegiatan yang terindikasi sebagai perundungan di semua program residensi yang ada, tidak hanya di Ilmu Mata.

Laporan mengenai penghentian praktik ini harus segera disampaikan kepada pimpinan masing-masing institusi.

Lebih lanjut, Kemenkes menuntut adanya sanksi yang jelas dan tegas. Aji mengatakan RSUP M. Hoesin dan FK Unsri agar memberikan sanksi yang tegas kepada pihak-pihak yang terlibat pada kasus saudari OA.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjadi sinyal bahwa praktik semacam ini tidak akan ditoleransi lagi.

Sebagai langkah preventif, Kemenkes juga mewajibkan RSUP M. Hoesin dan FK Unsri untuk menyusun sebuah rencana aksi pencegahan perundungan yang komprehensif dan disepakati bersama.

Progres dari implementasi rencana aksi ini wajib dilaporkan secara berkala kepada Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 09:55 WIB

Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra

Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 20:15 WIB

Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas

Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:09 WIB

Tito Karnavian Tekankan Kreativitas dan Kemandirian Fiskal dalam RKAT Unsri 2026

Tito Karnavian Tekankan Kreativitas dan Kemandirian Fiskal dalam RKAT Unsri 2026

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 22:30 WIB

Lebih dari Sekadar Kenakalan Remaja: Membedah Akar Psikologis Kekerasan Anak

Lebih dari Sekadar Kenakalan Remaja: Membedah Akar Psikologis Kekerasan Anak

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 07:38 WIB

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:40 WIB

Banjir Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular, Kemenkes Dorong Imunisasi Darurat

Banjir Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular, Kemenkes Dorong Imunisasi Darurat

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 15:06 WIB

Terkini

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Muncul Kode RAMA Jatah Duit untuk Menteri, KPK Jelaskan Alasan Tak Pernah Periksa Agus Andrianto

Muncul Kode RAMA Jatah Duit untuk Menteri, KPK Jelaskan Alasan Tak Pernah Periksa Agus Andrianto

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, PLN Alirkan Gas Natuna ke Batam Lewat Pipa WNTS-Pemping

Perkuat Ketahanan Energi, PLN Alirkan Gas Natuna ke Batam Lewat Pipa WNTS-Pemping

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Apa Manfaat Lip Mask Madame Gie? Ini 5 Fungsi dan Kandungannya

Apa Manfaat Lip Mask Madame Gie? Ini 5 Fungsi dan Kandungannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Ivar Jenner Sudah Gatal Ingin Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Tandang

Ivar Jenner Sudah Gatal Ingin Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Tandang

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Joane Win hingga Maudy Koesnaedi Hidupkan Kisah Perjuangan Njonja Ati Soetji di Panggung Teater

Joane Win hingga Maudy Koesnaedi Hidupkan Kisah Perjuangan Njonja Ati Soetji di Panggung Teater

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:32 WIB

×