Ditemukan Benteng Dayak Berusia 1700 Tahun

Ardi Mandiri

Jum'at, 28 Juli 2017 | 01:18 WIB
Ditemukan Benteng Dayak Berusia 1700 Tahun
Ilustrasi arkeologi. (Shutterstocks)

Suara.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah melalui tim ekspedisinya menemukan reruntuhan Kuta atau Benteng masyarakat Dayak yang diperkirakan telah berusia 1.700 tahun lebih.

"Dari semua sampel yang diuji, terdapat satu temuan yang menarik perhatian arkeologi yaitu adanya Kuta Mapot yang diperkirakan berusia sekitar 1.700 tahun," kata Kadisbudpar Kalteng, Guntur Talajan di ruang kerjanya, Kamis.

Penemuan ini sendiri merupakan hasil ekspedisi kerjasama Balai Arkeologi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Disbudpar Kalteng saat ekspedisi di daerah aliran sungai tepatnya di Sungai Kahayan dan Kapuas.

Gauri Vidya Dhaneswara, selaku Analisis Pengembangan Pariwisata Disbudpar Kalteng yang juga tim ekspedisi mengatakan, Kuta Mapot perupakan benteng masyarakat Dayak yang terletak di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

"Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, diketahui bahwa usia Kuta Mapot mencapai 1.700 tahun lebih atau diperkirakan telah berdiri sekitar tahun 400 masehi," katanya.

Untuk sementara, lanjut dia, diasumsikan Kuta Mapot adalah benteng tertua orang Dayak di Kalimantan Tengah dan di Kalimantan secara umum.

Selain Kuta Mapot, Pihak Disbudpar Kalteng juga mencatat ada benteng lain yakni Kuta Hatapang yang terletak di Kabupaten Gunung Mas dan Kuta Bataguh yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas.

Diperkirakan, rata-rata benteng tersebut memiliki luas sekira 60 x 40 meter persegi.

Diantara temuan di area Kuta tersebut seperti kayu ulin berdiameter sekira 30-40 cm yang digunakan sebagai pagar benteng, kemudian juga sisa-sisa rumah betang, sapundu, sandung dan bangunan-abangunan lain di sekitar area benteng.

"Untuk itu, perlu dilakukan upaya-upaya perlindungan terhadap sisa-sisa struktur yang masih dapat ditemukan sekarang, terutama tiang sandung dan sapundu. Upaya ini mungkin dapat ditindaklanjuti lebih awal dengan mengangkat juru pelihara kuta mapot yang sumberdana dari APBD Gunung Mas," katanya, seprti tertulis dalam laporan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Area Ini Situs Arkeologi Terbesar

Area Ini Situs Arkeologi Terbesar

Tekno | Rabu, 26 Juli 2017 | 09:06 WIB

Bir Ini Punya Cita Rasa Kuno ala Perkamen Cina

Bir Ini Punya Cita Rasa Kuno ala Perkamen Cina

Lifestyle | Senin, 24 Juli 2017 | 09:21 WIB

Ditemukan Situs Berbentuk Batu di Cianjur

Ditemukan Situs Berbentuk Batu di Cianjur

Tekno | Senin, 24 Juli 2017 | 01:12 WIB

Emoji Tertua di Dunia Ditemukan

Emoji Tertua di Dunia Ditemukan

Tekno | Kamis, 20 Juli 2017 | 11:50 WIB

Peru 'Bikin Ulang' Wajah Nenek Moyang Pemimpin Suku Moche

Peru 'Bikin Ulang' Wajah Nenek Moyang Pemimpin Suku Moche

Tekno | Selasa, 18 Juli 2017 | 10:25 WIB

Posisi Jenazah Korban Pompeii "Aneh"? Begini Penjelasannya

Posisi Jenazah Korban Pompeii "Aneh"? Begini Penjelasannya

Tekno | Minggu, 16 Juli 2017 | 07:34 WIB

Kuburan Raksasa Berusia 5.000 Tahun Ditemukan

Kuburan Raksasa Berusia 5.000 Tahun Ditemukan

Tekno | Rabu, 05 Juli 2017 | 19:46 WIB

Pondasi Gereja Tertua di Inggris Berhasil Ditemukan

Pondasi Gereja Tertua di Inggris Berhasil Ditemukan

Tekno | Senin, 22 Mei 2017 | 19:43 WIB

Arkeolog Temukan 17 Mumi di Mesir

Arkeolog Temukan 17 Mumi di Mesir

Tekno | Minggu, 14 Mei 2017 | 19:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×