Pengusaha Tahir Bantu 12 TKI yang Gajinya Tak Dibayar

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 08 September 2017 | 15:13 WIB
Pengusaha Tahir Bantu 12 TKI yang Gajinya Tak Dibayar
Menaker M. Hanif Dhakiri menyaksikan penyerahan bantuan Rp 1,5 miliar dari Dato' Sri Taher kepada 12 TKI bermasalah dari Yordania, di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (7/9/17). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Tak hanya peduli pada masalah pendidikan dan pengungsi, pengusaha dan flantropis, Dato' Sri Tahir juga peduli pada nasib Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Melalui Tahir Foundation, ia memberikan bantuan US$ 111.000 (hampir Rp 1,5 miliar) kepada 12 TKI yang bekerja di Amman, Yordania, yang tidak dibayar gajinya oleh majikan, Kamis (7/9/2017) malam.

Pemberian bantuan kemanusiaan itu dilakukan di kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jalan Gatot Subroto Jakarta, dan disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri, perwakilan KBRI Yordania, dan Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan TKI (BNP2TKI).

"Pemerintah sangat mengapresiasi kontribusi yang diberikan oleh Bapak Dato' Tahir terhadap 12 TKI yang bermasalah di Yordania. Banyak pengusaha yang punya kepedulian sosial. Namun sedikit yang peduli pada nasib TKI," kata Menaker.

Pekerja migran asal Indonesia di sektor domestik, diakui Menaker sangat rentan. Oleh karenanya, pemerintah telah melarang pengiriman TKI sektor domestik ke 19 negara di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah terus mengupayakan perlindungan maksimal kepada TKI dengan melibatkan Atasase Ketenagakerjaan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di tiap negara pengguna TKI. Pemerintah juga mengupayakan  kesepakatan perlindungan yang mengikat dengan negara-negara penerima TKI untuk melindungi TKI dan keluarganya, serta peningkatan kompetensi TKI.

Dua belas TKI tersebut adalah Tati Hartati binti Hidayat Saman (Tangerang, Banten), Nining Binti Nakib Emin (Karawang, Jawa Barat), Ikah Islamiyah (Bantul DI Yogyakarta), Idah Rosyidah binti Juarta Ana (Bandung, Jawa Barat), Tira binti Tirya (Majalengk, Jawa Barat), Khusnul Khotimah (Pamekasan, Jawa Timur), Jumiah binti Nurite (Lombok Tengah, NTB), Musjalifah (Banjarmasin, Kalimantan Selatan), serta empat lainnya dari Indramayu Jawa Barat atas nama Siti Soleha, Yuyun Yuniati, Maslikah dan Siti Aisyah. Mereka tiba di Indonesia sejak 6 September 2017.

Menurut Menaker,  kembalinya 12 TKI tersebut menunjukkan kerja sama yang baik dari berbagai pihak, yakni Kemenaker, Kementerian Luar Negeri, khususnya KBRI Yordania, BNP2TKI, serta Tahir Foundation.

Kepedulian Tahir atas 12 nasib TKI tersebut bermula ketika dirinya, yang juga sebagai Eminent Advocate dari Komisioner UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi) berkunjung ke Yordania untuk memberikan bantuan kepada pengungsi Suriah. Oleh pihak KBRI di Amman Yordania, Tahir dipertemukan dengan 12 TKI yang tinggal dalam penampungan KBRI.

Mereka melarikan diri dari majikan, karena gajinya tidak dibayar. Ada yang tidak menerima gaji selama satu tahun, ada yang sampai 10 tahun.

Pertemuan tersebut mengetuk hati Tahir untuk membantu memberikan bantuan sebagai ganti sebagian gaji serta memulangkannya ke Tanah Air.

"Sungguh tidak bisa diterima akal, orang bekerja bertahun-tahun tanpa menerima upah. Ini sungguh tidak adil," kata Tahir.

Dalam kesempatan tersebut, Tahir menyatakan komitmennya mendukung pemerintah yang terus berupaya mengurangi pengiriman TKI sektor domestik dan hanya akan mengirim TKI terampil.

Menteri Hanif maupun Tahir menghimbau agar bantuan yang telah diterima hendaknya tidak digunakan untuk kepentingan konsumtif, tapi untuk kepentingan produktif, seperti membuka usaha.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kemnaker dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Ajak Swasta Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Pemerintah Ajak Swasta Tingkatkan Kompetensi Pekerja

News | Jum'at, 08 September 2017 | 09:15 WIB

Percepat Penyediaan Pekerja, Kemnaker Kaji Pendirian Politeknik

Percepat Penyediaan Pekerja, Kemnaker Kaji Pendirian Politeknik

News | Kamis, 07 September 2017 | 09:08 WIB

ASEAN Sepakati 10 Poin Keselamatan dan Kesehatan Kerja

ASEAN Sepakati 10 Poin Keselamatan dan Kesehatan Kerja

News | Senin, 04 September 2017 | 21:00 WIB

Terkini

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:58 WIB

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB

×