Kapolres Bogor: Isu Puncak Bogor Memanas, "Hoax"

Ririn Indriani

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 02:13 WIB
Kapolres Bogor: Isu Puncak Bogor Memanas, "Hoax"
Berita hoax (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, AKBP Andi M Dicky Pastika Gading memastikan bahwa kabar situasi Puncak Bogor memanas yang beredar sejak Rabu (11/10/2017) adalah "hoax".

"Itu hanya untuk mancing kerusuhan saja, kejadian di Cianjur, bukan di Bogor dan di sana juga sudah reda," Kata dia saat dihubungi Antara di Bogor, Kamis (12/10/2017).

Isu berawal dari adanya adanya pelemparan puing dan pembakaran bahan bekas bangunan pedagang kaki lima di Jalan Raya Puncak Cianjur. Kapolres mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kencangnya informasi kurang bertanggung jawab itu karena anggotanya selalu bersiaga memantau.

Polres Bogor akan mengantisipasi dengan penempatan anggota termasuk intelijen untuk melakukan monitor dan pengamanan. Sebanyak 70 personel Satlantas dan Polsek yang selalu berada di lokasi, kata Dicky.

Personel tersebar di tiga wilayah sepanjang jalur Puncak Bogor, yakni Kecamatan Ciawi, Megamendung dan Cisarua yang terus berkoordinasi untuk keamanan jalur Puncak Bogor.

Menurut dia, pelebaran Jalan Raya Puncak Bogor pada tahun 2017 telah melalui tahapan pendekatan sosial oleh pemerintah setempat yang berjalan lancar dan tanpa ada laporan gejolak warga yang berlebihan.

Untuk program penataan jalur Puncak Bogor-Cianjur di wilayah Kabupaten Bogor instansi terkait telah mempersiapkan hingga tempat penampungan PKL yang bermitra dengan pengusaha hotel dan wisata setempat.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat tidak terpancing isu yang mengarah kepada protes yang memicu kerusuhan karena bisa berbenturan dengan hukum.

Dicky memastikan Kepolisian akan menindak tegas siapapun yang menjadi oknum atau yang mendorong terjadinya kerusuhan sesuai aturan yang berlaku.

"Anggota selalu siap melakukan pengamanan, sewaktu-waktu bisa gerakan Brimob Cipanas dan Dalmas merapat kalau memang ada anarkis, tapi kami harap tidak ada," ujarnya.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama menambahkan, kondisi lalu lintas Puncak Bogor dari Rabu (11/10) hingga Kamis lancar tanpa hambatan berarti.

Warga bisa melewati jalur Puncak seperti biasa karena kabar kerusuhan di jalur Puncak Cianjur pun tidak berlangsung lama dan berhasil diatasi pada Rabu (11/10).

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Cianjur Kompol Warsito mengatakan, pelemparan puing dan pembakaran sisa bangunan PKL di Jalur Puncak Cianjur telah berhasil diatasi dalam waktu 30 menit dari pukul 17.00 hingga 17.30 WIB pada Rabu (11/10/2017).

Kepolisian tidak mengamankan PKL yang melakukan aksi di titik tersebut dan tidak ada yang ditahan karena reaksi warga segera mereda dan terkendali. "Tapi akan terus selidiki kasus ini," katanya.

Kemudian lalu lintas kembali lancar sekitar 17.45 WIB hingga Kamis karena Pemerintah Kabupaten Cianjur telah mengadakan mediasi dengan PKL yang menghasilkan kesepakatan untuk menyediakan lahan relokasi dan menyeleksi ulang bangunan pedagang. Selanjutnya yang akan dibongkar dan dipertahankan.

"Kami informasikan kepada masyarakat situasi di Puncak Cianjur sendiri dari kemarin sudah lancar, tidak perlu khawatir karena kami terus mengawasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Banyak Hoax, Kominfo Dorong Literasi Media Sosial

Masih Banyak Hoax, Kominfo Dorong Literasi Media Sosial

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 17:55 WIB

Sering Jadi Korban Berita Hoax, Marcella Zalianty Lakukan Ini

Sering Jadi Korban Berita Hoax, Marcella Zalianty Lakukan Ini

Entertainment | Selasa, 03 Oktober 2017 | 12:21 WIB

Berita Hoax Hina Prabowo, Ini Klarifikasi Deddy Corbuzier

Berita Hoax Hina Prabowo, Ini Klarifikasi Deddy Corbuzier

Entertainment | Minggu, 17 September 2017 | 19:46 WIB

Terkini

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

Kronologi Penyekapan Karyawan Padel Kebayoran Lama: Berawal dari Raket Hilang

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:43 WIB

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

Tak Ada Lagi Wacana Pilkada via DPRD

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:32 WIB

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Ditembak Tentara Israel di Jalur Gaza

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:29 WIB

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

Ini Lirik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta yang Tuai Kecaman, Dinilai Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

Teka-teki Pertemuan 2 Juni: Menhut Raja Juli Bakal Dicecar Soal Skandal Izin Hutan Kuansing

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

Libur Sekolah Mau Habis? Cek 64 Ribu Tiket Kereta Daop 1 dan Diskon Gede 30 Persen!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:02 WIB

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:34 WIB

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:15 WIB

×