Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi, Indeks Demokrasi Turun

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:05 WIB
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi, Indeks Demokrasi Turun
Presiden Jokowi meninjau Bandara Silangit di Sumatera Utara. [Foto Biro Pers Setpres]

‎Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengakui, bahwa indeks demokrasi selama tiga tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kall turun. Dari 73,04 persen pada 2015 turun jadi 72,82 persen 2016 dan 70,09 persen pada 2017.

‎Dia mengatakan turunnya indeks demokrasi itu tak lepas dari efek konflik Pilkada di beberapa daerah.

"Biasanya indikator ini muncul karena ada Pilkada dan Pemilu. Perbandingan antara pemilu‎ ke pemilu ini yang secara fluktuatif akan membangun skor," kata Wiranto dalam konfrensi pers tentang Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Dia menjelaskan, dalam mengukur indeks demokrasi ada 26 item dan tak hanya ‎menyangkut kinerja pemerintah namun juga tentang keterlibatan masyarakat sebagai aktor. Meski begitu, partisipasi masyarakat dalam memilih meningkat.

"‎Tapi dari sisi partisipasi pemilih meningkat, dari 69,2 persen di tahun 2016, menjadi 74,5 persen di 2017," ujar dia.

Selain itu, Wiranto menuturkan, stabilitas merupakan dasar bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan dan pada ujungnya untuk menyejahterakan serta memberikan keadilan bagi masyarakat. Dia mengklaim stabilitas keamanan dan politik cukup baik dalam tiga tahun pemerintahan ini.

"Untuk bisa membangun perlu ada stabilitas, politik, keamanan, dan hukum. Secara umum dalam tiga tahun ini stabilitas cukup baik," kata dia.

‎Dia menambahkan, sejak reformasi 1998 pergantian dari rezim orde baru, Indonesia‎ terus membangun demokrasi.

baca juga

"Demokrasi kita ‎sedang bergerak, dan Pemerintah Jokowi-JK ingin menata demokrasi sebaik-baiknya. Kini konteks demokrasi Indonesia dalam kategori sedang," ujar dia.

Menteri Dalam Negeri‎ Tjahjo Kumolo menambahkan, turunnya indeks demokrasi tahun ini karena faktor isu Sara dan hoax di konflik Pilkada.

"Yang turun itu DKI dan Sumatera Barat‎ karena isu SARA dan hoax. Indeksnya memang turun, tahun depan bisa pulih," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Tahun Berkuasa, Jokowi Enggan Nilai Kinerjanya Sendiri

Tiga Tahun Berkuasa, Jokowi Enggan Nilai Kinerjanya Sendiri

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 17:21 WIB

Jokowi Minta Tenaga Konstruksi Indonesia Setara Jepang dan Jerman

Jokowi Minta Tenaga Konstruksi Indonesia Setara Jepang dan Jerman

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 15:39 WIB

Percepat Infrastruktur, Jokowi Sertifikasi Pegawai Konstruksi

Percepat Infrastruktur, Jokowi Sertifikasi Pegawai Konstruksi

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 14:34 WIB

Ini Ancaman Jokowi Pada Menteri ATR Soal Sertifikat Tanah

Ini Ancaman Jokowi Pada Menteri ATR Soal Sertifikat Tanah

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:27 WIB

Presiden Jokowi Jamin Dana Desa Masih Tepat Sasaran

Presiden Jokowi Jamin Dana Desa Masih Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:21 WIB

Jokowi: Dana Desa Rp127 Triliun Itu Uang Gede Banget

Jokowi: Dana Desa Rp127 Triliun Itu Uang Gede Banget

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:09 WIB

Jokowi Bantah Perppu Ormas Bersifat Represif

Jokowi Bantah Perppu Ormas Bersifat Represif

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:04 WIB

BKPM Akui Investor Masih Frustasi Soal Izin Investasi RI

BKPM Akui Investor Masih Frustasi Soal Izin Investasi RI

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:19 WIB

Tiga Tahun Jokowi Jadi Presiden, Investasi Naik 46 Persen

Tiga Tahun Jokowi Jadi Presiden, Investasi Naik 46 Persen

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:11 WIB

Sejak Krisis 1998, Ini Capaian Pertama Ekonomi RI di Era Jokowi

Sejak Krisis 1998, Ini Capaian Pertama Ekonomi RI di Era Jokowi

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 13:43 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×