Lima Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Oku Selatan

Chaerunnisa

Jum'at, 10 November 2017 | 22:01 WIB
Lima Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Oku Selatan
Bencana longsor, di Desa Jambesari, Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, Selasa (17/10).

Suara.com - Longsor kembali melanda Desa Sadau, Jumat, setelah sebelumnya terjadi di Desa Cokohnau, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

Sebelumnya di Desa Cukohnau selain longsor juga terjadi banjir yang mengakibatkan seorang meninggal dan dua orang luka-luka.

Berarti akibat bencana tersebut, korban menjadi enam orang yang meninggal dunia dari desa berbeda dalam satu kecamatan.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumsel Iriansyah, di Palembang, membenarkan atas kejadian tanah longsor dan banjir bandang tersebut.

Bahkan kejadian tersebut juga dipantau Badan Nasional Penanggulangan Bencana seperti disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Berdasarkan laporan pertama di Desa Cukohnau, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan bencana lonsgsor menimbun satu rumah dan mengakibatkan seorang warga meninggal dan dua orang luka-luka.

Sedangkan kejadian longsor kedua di Desa Sadau Jaya kecamatan yang sama menimbun satu rumah berisi tujuh orang warga, lima di antaranya meninggal dan dua luka-luka.

Posisi rumah warga itu berada di bawah tebing yang cukup tinggi. Saat hujan deras, tebing tersebut longsor dan menimbun rumah beserta penghuninya sehingga rumah itu mengalami kerusakan berat.

Lokasi longsor berada di daerah yang cukup sulit dijangkau, apalagi dalam kondisi masih hujan.

baca juga

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam laporannya mengatakan, seluruh korban akan dimakamkan di pemakaman Desa Sadau Jaya, Kecamatan Sungai Are, Sabtu (11/11) besok.

Sementara dua orang korban luka-luka dirawat di Puskesmas Kecamatan Sungai Are. Menurut dia, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dari bahaya longsor.

Peta rawan longsor dan prediksi rawan longsor dapat diunduh di website Badan Geologi.

"Hendaknya peta tersebut digunakan oleh pemerintah kabupaten dan kota dalam meningkatkan kewaspadaan," kata dia, seperti diwartakan dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Bandung

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Bandung

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 18:34 WIB

Jenazah Dua WNI Korban Longsor di Penang Sudah Dievakuasi

Jenazah Dua WNI Korban Longsor di Penang Sudah Dievakuasi

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 12:25 WIB

Bencana Longsor di Jember

Bencana Longsor di Jember

Foto | Selasa, 17 Oktober 2017 | 14:19 WIB

Satu Keluarga Tertimbun Tanah Longsor di Jember

Satu Keluarga Tertimbun Tanah Longsor di Jember

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 08:43 WIB

Naik Trail, Mensos Bawa Santunan untuk Korban di Pangandaran

Naik Trail, Mensos Bawa Santunan untuk Korban di Pangandaran

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 10:11 WIB

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Pangandaran

Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor di Pangandaran

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 10:44 WIB

Terkini

Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?

Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Mama Saya Sudah Meninggal! Curhat Pilu Warga Lampung Diduga Ditolak RSUDAM Viral

Mama Saya Sudah Meninggal! Curhat Pilu Warga Lampung Diduga Ditolak RSUDAM Viral

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:43 WIB

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

×