Ingin Birokrasi Berjalan Baik, Anies Arahkan Pejabat DKI

Syaiful Rachman | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 13 November 2017 | 20:33 WIB
Ingin Birokrasi Berjalan Baik, Anies Arahkan Pejabat DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri acara Coffee Morning dengan Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan birokrasi di ibu kota berjalan dengan baik. Untuk mewujudkan tekadnya tersebut, Anies memberikan pengarahan kepada lima wali kota, bupati Kepulauan Seribu, 44 camat, dan 267 lurah.

Dalam pengarahan itu, Anies menjelaskan kepada perangkat pemerintahan yang hadir poin yang harus segera dikerjakan dan yang tidak boleh dikerjakan.

"Kami ingin agar birokrasi di Jakarta itu berjalan dengan baik, karena ada sistem yang memungkinkan mereka untuk bisa kinerjanya baik dan diawasi dengan baik," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (13/11/2017).

Anies meminta displin PNS DKI ditegakkan. Pegawai juga diingatkan untuk tidak melakukan praktek pungli atau pungutan liar dan dilarang menerima gratifikasi atau hadiah apa pun.

"Lalu pelayanan publik harus dijalankan secara tepat waktu, responsif, kemudian tidak ada keterlambatan, apalagi dalam situasi darurat. Kemudian tidak bisa ada masalah dibiarkan atau tidak diselesaikan secara institusional," kata Anies.

"Jadi prinsip-prinsip tadi saya tegaskan 10 hal yang tidak boleh dilakukan. Kemudian juga hal-hal yang mereka harus kerjakan," Anies menambahkan.

Bagi PNS yang melanggar, Anies akan memberikan peringatan keras. Peringatan bukan hanya diberikan ke PNS yang melakukan pelanggaran, akan tetapi juga kepada atasan langsung PNS yang melanggar tersebut.

"Teguran bukan saja yang melanggar, tapi juga atasannya langsung, dan satu atasan di atasnya. Supaya pengawasan atas kedisiplinan bukan sekadar dijalankan oleh gubernur, wakil gubernur, atau sekda, tapi pengawasan itu bergerak sebagai sebuah sistem," kata Anies.

"Kedisiplinan menjadi sesuatu yang dilakukan rutin, reguler. Dan sistem ini akan kami lakukan sesegera mungkin," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemprov Akan "Shopping", Warga Diminta Bawa Masalah ke Kecamatan

Pemprov Akan "Shopping", Warga Diminta Bawa Masalah ke Kecamatan

News | Senin, 13 November 2017 | 20:07 WIB

Anies Janji Bangun Infrastruktur Lunak di Kepulauan Seribu

Anies Janji Bangun Infrastruktur Lunak di Kepulauan Seribu

News | Senin, 13 November 2017 | 14:04 WIB

Anies akan Tertibkan Pemukiman di Kali Pejaten

Anies akan Tertibkan Pemukiman di Kali Pejaten

News | Senin, 13 November 2017 | 13:44 WIB

Ubah Pergub, Anies Izinkan Monas untuk Acara Keagamaan

Ubah Pergub, Anies Izinkan Monas untuk Acara Keagamaan

News | Senin, 13 November 2017 | 10:45 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB