Pemprov Akan "Shopping", Warga Diminta Bawa Masalah ke Kecamatan

Syaiful Rachman | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 13 November 2017 | 20:07 WIB
Pemprov Akan "Shopping", Warga Diminta Bawa Masalah ke Kecamatan
Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Suara.com - Terhitung hari Sabtu,18 November, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  akan menerima pengaduan  warga.  Rencananya, seluruh pengaduan warga akan dipusatkan di tingkat kelurahan.

Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, usai memberi pengarahan kepada lima Wali Kota, Bupati Kepulauan Seribu, 44 camat, dan 267 lurah di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Anies mengatakan jika pengaduan warga akan dibuka setiap hari Sabtu pukul 08.00 - 11.00 WIB.


"Membuka kecamatan untuk menerima pengaduan dari warga yang menyangkut masalah-masalah yang dihadapi oleh warga, masalah apa pun juga, bawa ke kecamatan," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (13/11/2017).

Meski begitu, Anies mengatakan bahwa di hari kerja warga tetap bisa mengadukan masalahnya di kelurahan. "Tiap hari itu adalah open house, mereka bukan kecamatan, dan warga silakan datang membawa masalahnya," katanya.

"Shopping" Masalah

Anies berharap setiap hari Sabtu banyak warga yang mengadukan berbagai persoalan ke kecamatan. Dengan demikian, pemerintah akan mengetahui  masalah yang harus ditindaklanjuti oleh pejabat setempat.

"Hari Sabtu itu 'belanja' masalah. Silakan warga datang membawa keluhan, warga datang bawa masalah," kata Anies.

Setelah mendapat aduan warga di hari Sabtu, permasalahan tersebut akan dibahas di level kecamatan pada hari Senin. Jika di tingkat kecamatan belum bisa diatasi, permasalahan tersebut akan dibawa ke tingkat wali kota pada Rabu.

"Kalau tidak ada solusi, bawa ke Balai Kota, dan dibicarakan di sini. Maka masalah-masalah yang muncul bisa diselesaikan dengan cepat," kata Anies.

Dengan adanya pengaduan tersebut, warga tidak perlu lagi direpotkan untuk datang ke Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, untuk mengadukan persoalannya ke Anies atau Sandiaga Uno.

"Ini tujuannya supaya masalah bisa diselesaikan dengan cepat, tanpa merepotkan warga," kata dia.

"Kalau cuma di sini (Balai Kota) bukan tujuannya itu. Karena terlalu sedikit juga yang datang. Ada terlalu banyak masalah yang tidak sampai juga ke Balai Kota," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Janji Bangun Infrastruktur Lunak di Kepulauan Seribu

Anies Janji Bangun Infrastruktur Lunak di Kepulauan Seribu

News | Senin, 13 November 2017 | 14:04 WIB

Anies akan Tertibkan Pemukiman di Kali Pejaten

Anies akan Tertibkan Pemukiman di Kali Pejaten

News | Senin, 13 November 2017 | 13:44 WIB

Ubah Pergub, Anies Izinkan Monas untuk Acara Keagamaan

Ubah Pergub, Anies Izinkan Monas untuk Acara Keagamaan

News | Senin, 13 November 2017 | 10:45 WIB

Beri Pakan Ikan Hiu, Anies: Wah Langsung Habis

Beri Pakan Ikan Hiu, Anies: Wah Langsung Habis

News | Minggu, 12 November 2017 | 06:36 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB