Pertumbuhan Selaput Mata Novel Baswedan Terhambat

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Rabu, 06 Desember 2017 | 14:33 WIB
Pertumbuhan Selaput Mata Novel Baswedan Terhambat
Novel Baswedan (capture @Dahnilanza)

Suara.com - Rencana pelaksanaan operasi lanjutan terhadap mata kiri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan batal dilakukan. Sebab, pertumbuhan selaput mata kiri Novel terhambat.

Operasi sedianya akan dilakukan, Kamis (6/12/2017) di Singapura. Informasi tersebut disampaikan oleh juru bicara KPK Febri Diansyah yang baru saja mendapat laporan dari tim dokter yang diterjunkan KPK untuk memantau perkembangan kondisi Novel.

"Karena operasi tahap dua dibutuhkan pertumbuhan merata seluruh selaput di mata kiri. Dan sore ini dokter merencanakan penanaman kembali bagian gusi Novel di mata kiri tersebut," kata Febri, Rabu (6/12/2017).

Sebelumnya, Taufik Baswedan yang merupakan kakak kandung Novel menginformasikan bahwasanya tim dokter di Singapore akan melakukan operasi lanjuatan pada mata kiri penyidik senior KPK hari ini.

"‎Hari ini mungkin sore nanti insya Allah ada operasi kecil," kata Taufik Baswedan saat dikonfirmasi, Rabu (6/12/2017).

Menurut Taufik pertimbangan tim dokter kembali melakukan operasi ‎terhadap Novel yaitu lantaran ada jaringan kornea mata kiri Novel yang belum tumbuh.

"Iya karena ada bagian di mata kiri yang belum tumbuh, itu selaput korneanya," ujar Taufik.

Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh dua orang tidak dikenal usai menjalani salat Subuh di daerah rumahnya di Jakarta Utara. Akibat penyiraman tersebut kedua mata Novel mengalami luka bakar. Ia pun langsung dilarikan ke Singapura.

Kasus tersebut terjadi sekitar tujuh bulan yang lalu. Hingga kini kedua pelaku tersebut belum ditemukan. Perkembangan terakhir, Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku. Entah bagaimana kelanjutan dari sketsa tersebut.

baca juga

"Terkait dengan pencarian pelaku penyerangan, KPK berharap setelah dua sketsa orang yang diduga disebar Polri, mereka segera ditemukan dan proses hukum dilakukan lebih lanjut," kata Febri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkas Novanto P21, Pengacara Sebut KPK Kebakaran Jenggot

Berkas Novanto P21, Pengacara Sebut KPK Kebakaran Jenggot

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 14:05 WIB

Masih Minum Obat, KPK Tetap Periksa Setya Novanto

Masih Minum Obat, KPK Tetap Periksa Setya Novanto

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 10:02 WIB

Emirsyah Satar Belum Ditahan, Ini Dalih KPK

Emirsyah Satar Belum Ditahan, Ini Dalih KPK

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 05:43 WIB

Terkuak Alasan Rohaniawan dan Dokter Ditolak Kunjungi Setnov

Terkuak Alasan Rohaniawan dan Dokter Ditolak Kunjungi Setnov

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 21:51 WIB

Kasus OTT Taufiqurrahman, KPK Periksa Pejabat Pemkab Nganjuk

Kasus OTT Taufiqurrahman, KPK Periksa Pejabat Pemkab Nganjuk

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 20:10 WIB

Terkini

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:00 WIB

Rayakan HUT GarudaMiles, BRI Bagi-Bagi 27.000 Poin Gratis untuk Nasabah Prioritas

Rayakan HUT GarudaMiles, BRI Bagi-Bagi 27.000 Poin Gratis untuk Nasabah Prioritas

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Video | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:58 WIB

Cara Kejam Xavi Hernandez Tak Pilih Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert

Cara Kejam Xavi Hernandez Tak Pilih Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:57 WIB

BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif

BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 15:48 WIB

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

×