Potensi Longsor di Pacitan, 305 Orang Diungsikan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 11 Desember 2017 | 01:15 WIB
Potensi Longsor di Pacitan, 305 Orang Diungsikan
Ilustrasi longsor (Antara)

Suara.com - Sebanyak 150 KK (305 jiwa) diungsikan ke lokasi penampungan sementara yang dianggap aman, Minggu (10/12/2017) malam. Itu menyusul temuan rekahan besar pada tebing berpotensi memicu longsor susulan di Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu petang.

Informasi dari tim Rescue RAPI Pacitan DH Handi di callsign JZ13UMS, pergeseran tanah tebing mencapai kedalaman dua meter yang memanjang di atas peRmukiman penduduk di Dusun Tegal RT 03 RW 06, Desa Mangunharjo.

Akibatnya, hampir seluruh warga yang berada di area rawan terdampak harus dievakuasi untuk menghindari bencana tanah longsor yang bisa menyebabkan korban jiwa.

Menurut Handi, proses evakuasi sempat berjalan alot karena sebagian warga masih ingin bertahan kendati rekahan tanah tebing dalam dan melebar. Persuasi kemudian dilakukan oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompika) Arjosari untuk membujuk warga bersedia mengungsi untuk alasan keamanan dan keselamatan mereka.

"Ya, saat ini anggota saya dipimpin Danramil Arjosari masih di lokasi untuk memastikan proses evakuasi dilakukan dan warga berada pada radius aman," kata Komandan Kodim Pacitan Letkol (Kav) Aristoteles Lawitang melalui pesan percakapan whatsapp.

Sebagaimana informasi tim Rescue RAPI, Dandim Aristoteles mengkonfirmasi lokasi penampungan sementara dikonsentrasikan pada tiga titik, yakni di Ponpes Roudoh Al-Hikam, gedung SMK Arjosari, dan di Balai Desa Mangunsari.

Banyak warga yang diungsikan, termasuk ibu-ibu dan anak-anak, sehingga membuat proses evakuasi memerlukan waktu lama. Pada sekitar pukul 18.00 WIB, jumlah pengungsi yang sudah berada di lokasi penampungan sementara baru 45 orang.

Namun jumlah warga yang mengungsi terus bertambah seiring proses evakuasi yang terus dilakukan tim SAR gabungan setempat dibantu relawan dan warga hingga larut malam.

"Lokasi atau medan yang cukup berat serta cuaca menjadi kendala dalam upaya evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan serta relawan," kata Handi.

baca juga

Informasi RAPI yang mengutip keterangan Sekdes Mangunharjo, retakan tanah di lereng tebing desa mereka sudah terdeteksi sejak sepekan terakhir, tepatnya sejak peristiwa banjir bandang dan tanah longsor melanda sporadis sebagian besar wilayah Kabupaten Pacitan. Namun retakan tanah saat itu belum seberapa, lalu mulai kian parah hingga pergeseran tanah mencapai kedalaman satu meter.

Perangkat Desa Mangunharjo bersama anggota babinsa dan babinkamtibmas rutin melakukan pemantauan, hingga terakhir diketahui hari ini kondisi retakan semakin parah dengan kedalaman mencapai dua meter yang memanjang, dipicu hujan deras sehari sebelumnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Depan Ratusan Santri, Jokowi Dibacakan Puisi "Khalifah Kami"

Di Depan Ratusan Santri, Jokowi Dibacakan Puisi "Khalifah Kami"

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 20:40 WIB

Cempaka Pembawa Petaka di Nusantara

Cempaka Pembawa Petaka di Nusantara

News | Rabu, 29 November 2017 | 15:30 WIB

Jokowi Minta Pertolongan di Lokasi Bencana Mendahulukan Manusia

Jokowi Minta Pertolongan di Lokasi Bencana Mendahulukan Manusia

News | Rabu, 29 November 2017 | 14:30 WIB

Banjir Pacitan, Listrik 80 Desa Padam

Banjir Pacitan, Listrik 80 Desa Padam

News | Rabu, 29 November 2017 | 06:56 WIB

Terkini

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:01 WIB

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama

Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing

Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:32 WIB

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:25 WIB

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:23 WIB

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:20 WIB

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:09 WIB

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:57 WIB

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

×