Iriana Jokowi Jadi Inspirasi Nama Spesies Burung Baru

Pebriansyah Ariefana
Iriana Jokowi Jadi Inspirasi Nama Spesies Burung Baru
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi saat berada di Kebun Raya Cibodas, Cipanas, Minggu (26/6/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]

Nama spesies baru burung dari family Meliphagida.

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan meluncurkan spesies burung baru Myzomela Irianae. Nama burung itu diambil dari nama Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan spesies burung baru itu berasal Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Peluncuran burung itu rencananya akan dilakukan anggota bersama Wantimpres Jan Darmadi bersamaan juga dengan penamaan Anoa yang lahir beberapa bulan lalu di Manado Sulawesi Utara.

"Bapak Jan Darmadi, telah memberikan perhatian terhadap biodiversity, flora dan fauna Indonesia. Beliau telah beberapa kali meminta informasi catatan dan laporan dari KLHK soal Orangutan, Anoa dan lainnya. Termasuk perhatian pada kebijakan KLHK terkait industri kehutanan dan lahan kritis," kata Menteri Siti dalam keterangan persnya, Jumat (5/1/2018).

Rencana peluncuran pemberian nama spesies baru burung dari family Meliphagida yang berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya termasuk dilindungi ini dibahas dalam pertemuan dengan tim LIPI yang dipimpin Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI Enny Sudarmonowati di Manggala Wanabakti.

Burung tersebut memiliki bobot sekitar 32,23 gram dengan panjang tubuh dari paruh hingga ujung ekor mencapai 17,2 centimeter (cm). Burung ini biasa terbang dan berdiam pada habitat hutan, semak-semak, kebun dan pohon yang berbunga, dan terkadang juga bisa ditemui memakan nectar pada bunga pohon jati di sekitar perkampungan.

Pembahasan keanekaragaman hayati Pertemuan tersebut juga membahas mengenai berbagai isu penting terkait temuan-temuan spesies baru fauna dan flora Indonesia. Menteri LHK dan tim LIPI berdiskusi lebih rinci terkait agenda pengayaan alam di setiap kawasan Taman Nasional, serta pengembangan industri wisata eksklusif ilmiah display spesimen dan lainnya.

Siti mengatakan akan ada kerjasama dan kemudahan bagi LIPI dalam penelitian serta dukungan untuk memberikan nilai bagi kekayaan alam Indonesia.

"Eksplorasi ilmiah dari kekayaan alam kita harusnya berlabel para peneliti dan dengan kreasi display putra-putri Bangsa," katanya. (Antara)

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS