Korban Persekusi Kelompok #2019GantiPresiden Trauma Berada di CFD

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 07 Mei 2018 | 19:05 WIB
Korban Persekusi Kelompok #2019GantiPresiden Trauma Berada di CFD
Stedi Repki Watung, relawan Presiden Joko Widodo mendatangi gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (7/5/2018). (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Relawan Presiden Joko Widodo bernama Stedi Repki Watung telah merampungkan pemeriksaan terkait kasus perbuatan tak menyenakan disertai kekerasan yang diduga dilakukan kelompok berkaus #2019GantiPresiden

Dalam pemeriksaan itu, Stedi mengaku dicecar 27 pertanyaan oleh penyidik.

"Iya ada 27 pertanyaan," kata Stedi usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (7/5/2018).

Terkait aksi perundungan itu, Stedi mengaku masih merasa trauma apabila berada di lokasi terbuka. Meski peristiwa itu sudah berlalu, Stedi mengaku kembali memberanikan diri untuk mendatangi area Car Free Day, Minggu (6/5/2018).

"Iya iseng-iseng jalan tapi nggak ke sana, rasa takut itu masih tetap ada, apalagi pas kejadian itu saya nggak menyangka," kata dia.

Pengacara Stedi, Joshua Viktor memyampaikan rasa trauma yang dialami kliennya juga dipaparkan kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan kasus tersebut.

"Ya seperti rekan-rekan ketahui bahwa peristiwa itu suatu peristiwa persekusi yang dilakukan oleh segerombolan orang dengan berkauskan #2019GantiPresiden dan juga dampak dari perbuatan tersebut yakni ketakutan dan trauma ini sebagian yang kita sampaikan ke penyidik," kata Joshua.

Sebelumnya, Stedi melaporkan kasus persekusi yang dialami ke Polda Metro Jaya pada Senin (30/4/2018).

Terkait kasus tersebut, Stedi melaporkan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan Disertai Ancaman Kekerasan. Namun, pihak terlapor dalam kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Aksi persekusi yang diduga dilakukan kelompok berkaus #2019GantiPresiden juga dialami seorang perempuan bernama Susi Ferawati. Buntut dari peristiwa itu, Susi pun melapor ke Polda Metro Jaya.

Tak tanggung-tanggung, Ibu rumah tangga itu membuat dua laporan berbeda. Atas laporannya itu, polisi juga sudah memeriksa Susi sebagai pelapor, Jumat (4/5/2018) pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPRD Jakarta Diduga Tipu Mantan Sekda Riau Rp 3,2 Miliar

Ketua DPRD Jakarta Diduga Tipu Mantan Sekda Riau Rp 3,2 Miliar

News | Senin, 07 Mei 2018 | 17:40 WIB

Bocah yang Dirisak Massa 2019 Ganti Presiden Diperiksa Polisi

Bocah yang Dirisak Massa 2019 Ganti Presiden Diperiksa Polisi

News | Senin, 07 Mei 2018 | 16:02 WIB

Diduga Menipu, Ketua DPRD Jakarta Dilaporkan ke Polisi

Diduga Menipu, Ketua DPRD Jakarta Dilaporkan ke Polisi

News | Senin, 07 Mei 2018 | 14:19 WIB

Laporan Dicabut, Polisi Tetap Usut Tragedi Sembako Maut Monas

Laporan Dicabut, Polisi Tetap Usut Tragedi Sembako Maut Monas

News | Senin, 07 Mei 2018 | 13:05 WIB

Polisi Periksa Stedi di Kasus Persekusi #2019GantiPresiden

Polisi Periksa Stedi di Kasus Persekusi #2019GantiPresiden

News | Senin, 07 Mei 2018 | 12:21 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB