Jokowi Temui Korban HAM di Aksi Kamisan

Bangun Santoso, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 31 Mei 2018 | 15:52 WIB
Jokowi Temui Korban HAM di Aksi Kamisan
Presiden Jokowi bertemu dengan korban dan keluarga pelanggaran HAM di Aksi Kamisan. (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang bisa bertemu dengan korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan keluarganya yang kerap menjadi peserta "Aksi Kamisan".

Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018) pukul 15.04 WIB.

"Bapak ibu sekalin yang saya hormati. Hari ini saya senang bisa ketmu dengan bapak ibu sekalian. Yang saya lihat setiap minggu (Kamis sore) melakukan acara Kamisan di depan Istana," ucap Jokowi memulai pertemuan.

Setelah itu, pertemuan berlangsung tertutup. Awak media yang sudah mengambil gambar kemudian dipersilahkan untuk keluar.

Saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, salah satu keluarga korban HAM, Maria Catarina Sumarsih mengatakan, akan meminta Presiden Jokowi untuk memenuhi komitmennya menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.

Selain itu, Kepala Negara juga diminta untuk menugaskan Jaka Agung M. Prasetyo untuk kembali membuka kasus HAM di Indonesia.

"(Minta presiden) mengusut pelanggaran HAM masa lalu dan menugaskan Jaksa Agung untuk menindaklanjuti berkas penyelidikan Komnas HAM," kata Sumarsih.

Sumarsih merupakan ibunda dari BR Norma Irmawan alias Wawan, mahasiswa Universitas Atmajaya Jakarta yang tewas ditembak saat demonstrasi memperjuangkan reformasi, 13 November 1998.

Perempuan yang mengenakan pakain warna hitam ini berharap pertemuan dengan presiden ada tindak lanjut yang serius dari pemerintah.

"Kita sudah 540 kali aksi Kamisan, masak kita cuma mau ngobrol sama presiden (tanpa ada tindak lanjut)," ucap Sumarsih.

Dalam pertemuan ini, Kepala Negara didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo.

Aksi Kamisan merupakan aksi damai yang digelar sejak 18 Januari 2007 di depan Istana Merdeka, Jakarta. Aksi ini dilakukan oleh korban maupun keluarga korban pelanggaran HAM di Indonesia. Diantaranya seperti peristiwa 1965, Tragedi Trisakti I dan II, Tragedi Semanggi 1998, Talang Sari 1989, Tanjung Priok 1984, Penghilangan Paksa 1997-1998.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Dukung Wacana Pertemuan Jokowi-Amien Rais

Fadli Zon Dukung Wacana Pertemuan Jokowi-Amien Rais

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 15:30 WIB

Temui Jokowi, Sumarsih Minta Kasus Pelanggaran HAM Dibuka Lagi

Temui Jokowi, Sumarsih Minta Kasus Pelanggaran HAM Dibuka Lagi

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 15:08 WIB

Jokowi Lantik Mantan Jubir Gus Dur Jadi Anggota Wantimpres

Jokowi Lantik Mantan Jubir Gus Dur Jadi Anggota Wantimpres

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 14:45 WIB

Tuai Banyak Kritikan, Apa Saja Tugas BPIP?

Tuai Banyak Kritikan, Apa Saja Tugas BPIP?

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 13:45 WIB

Polemik BPIP, Mahfud MD: Gaji DPR Tinggi Tak Diributin

Polemik BPIP, Mahfud MD: Gaji DPR Tinggi Tak Diributin

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 12:09 WIB

Terkini

Ancaman Blacklist Manjur! Pemprov DKI Berhasil Paksa 29 Pengelola Sampah Perbaiki Layanan

Ancaman Blacklist Manjur! Pemprov DKI Berhasil Paksa 29 Pengelola Sampah Perbaiki Layanan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan

Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Cara Membersihkan Tumbler Baru, Harus Pakai Air Hangat? Ini Langkah yang Benar

Cara Membersihkan Tumbler Baru, Harus Pakai Air Hangat? Ini Langkah yang Benar

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:07 WIB

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Komitmen BRI Bangun Ekosistem Antikorupsi

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Komitmen BRI Bangun Ekosistem Antikorupsi

Malang | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Panci Rice Cooker Terkelupas, Apakah Berbahaya Bagi Kesehatan?

Panci Rice Cooker Terkelupas, Apakah Berbahaya Bagi Kesehatan?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Bakar Ban dan Blokade Jalan! Massa Geruduk Polda Jatim Pertanyakan Kasus Pemalsuan Merek

Bakar Ban dan Blokade Jalan! Massa Geruduk Polda Jatim Pertanyakan Kasus Pemalsuan Merek

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:05 WIB

BGN Ungkap Alasan Hapus Insentif MBG Rp6 Juta Per Hari: Ada Potensi Pemborosan APBN

BGN Ungkap Alasan Hapus Insentif MBG Rp6 Juta Per Hari: Ada Potensi Pemborosan APBN

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Ulasan Film Warga Rusun 609: Kisah Hantu Gentayangan di Rumah Susun Tua

Ulasan Film Warga Rusun 609: Kisah Hantu Gentayangan di Rumah Susun Tua

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Skandal Sepak Bola Gajah 1998: Luka Lama Timnas Indonesia Jelang Final Lawan Thailand

Skandal Sepak Bola Gajah 1998: Luka Lama Timnas Indonesia Jelang Final Lawan Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara

Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:59 WIB

×