Marthen Tewas Tertembak dengan Logam Mirip Peluru Tembus ke Otak

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 12 Juli 2018 | 17:50 WIB
Marthen Tewas Tertembak dengan Logam Mirip Peluru Tembus ke Otak
Marthen Lay Melolo. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Aparat Satreskim Polres Metro Jakarta Selatan telah mendapatkan hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri, Kramat Jati terkait kasus tewasnya Marthen Lay Raga Melolo akibat diduga terkena peluru nyasar.

Dari hasil pemeriksaan forensik, penyebab sopir truk Fuso itu tewas karena benda logam diduga mirip proyektil peluru bersarang di bagian otak. Benda logam itu pun hampir menembus kepala korban.

"Masuk dari sini (bagian kiri kepala) ke sini (hampir tembus kepala bagian kanan) nggak tembus, bersarang di sini (otak)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stevanus Tamuntuan saat ditemui di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Namun, Stevanus tak mau terburu-buru menyimpulkan benda yang menancap di bagian otak korban adalah peluru. Sebab, menurutnya butuh pemeriksaan mendalam untuk meyakinkan apakah korban ditewas akibat tembakan senjata tajam atau bukan.

Menurutnya, benda logam itu kini sedang diuji oleh tim Puslabfor Polri pasca diambil dari kepala korban. Pemeriksaan lab itu dilakukan guna menentukan apakah benda logam yang menyebabkan korbab tewas.

"Benda logam ini apa, apakah peluru atau serpihan besi, itulah kepentingan kita uji ke labfor, dari labfor nanti kita bisa mententukan itu apa," katanya.

Kata dia, apabila hasil labfor menyimpulkan benda logam itu adalah proyektil peluru, maka polisi akan secapatnya melakukan uji balistik untuk mengetahui jenis senjata api dan ukuran kaliber peluru.

"Kalau itu proyektil baru ke tahap selanjutnya, uji balistik baru kita ketahui ini peluru siapa kaliber berapa," kata dia.

Marthen meninggal dunia usai terkena dugaan peluru nyasar di Jalan TB. Simatupang, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018) malam. Peristiwa itu terjadi setelah korban menjemput rekannya di Jalan Baru, Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Ketika itu, Marthen yang mengendarai mobil Fuso berplat nomor B 9849 U meminta rekannya untuk bergantian membawa mobil yang mengangkut jok bangku bioskop.

baca juga

Saat mobil truk sedang melintas di depan proyek pembangunan apartemen Izzara, Cilandak Timur, rekan korban mendengar suara ledakan kecil yang mengarah ke kursi penumpang yang diduduki Marthen. Tak beberapa lama, rekannya pun melihat korban langsung tergeletak dengan mengeluarkan darah di kepala bagian kiri.

Karena tak sadarkan diri, Marthen kemudian dilarikan temannya ke RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Namun, saat dilakukan tindakan medis di rumah sakit, nyawa korban tak tertolong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Nduga Ketakutan, Wabup Minta TNI dan Polri Tarik Pasukan

Warga Nduga Ketakutan, Wabup Minta TNI dan Polri Tarik Pasukan

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 17:23 WIB

Tertembak Mati di Tol, Sopir Truk Marthen Rajin Ikut Tahlilan

Tertembak Mati di Tol, Sopir Truk Marthen Rajin Ikut Tahlilan

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 17:15 WIB

Margareth Rewel di Malam Sebelum Ayahnya Tertembak Mati di Tol

Margareth Rewel di Malam Sebelum Ayahnya Tertembak Mati di Tol

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 17:01 WIB

Diduga Ada Penembakan, Polisi Olah TKP Apartemen Taman Rasuna

Diduga Ada Penembakan, Polisi Olah TKP Apartemen Taman Rasuna

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 16:48 WIB

Ada Penembakan Misterius di Apartemen Taman Rasuna Said

Ada Penembakan Misterius di Apartemen Taman Rasuna Said

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 16:35 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×