Tertangkap KPK, Eni Maulani Saragih Dikenal Suka Berbagi Uang

Ririn Indriani

Sabtu, 14 Juli 2018 | 16:57 WIB
Tertangkap KPK, Eni Maulani Saragih Dikenal Suka Berbagi Uang
Rumah megah miliki Eni Maulani Saragih Jalan Swadaya No.10, RT.4/4, Larangan Indah, Larangan, Tangerang. (Suara.com/Anggy Muda)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Eni Maulani Saragih dikenal dilingkungan tempat ia tinggal dikawasan Jalan Swadaya No.10, RT.4/4, Larangan Indah, Larangan, Tangerang sebagai sosok yang gemar membagikan uang.

Salah seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Eni yang memiliki dua anak lelaki ini kerap membagikan uang kepada warga setempat.

Tak hanya itu, wanita asal Jawa Timur tersebut juga tercatat pernah membagi uang pada warga setempat sebesar Rp 20 sampai Rp 25 juta.

"Jadi, dulu itu rumahnya belum semewah ini, masih biasa saja. Tapi sekitar setahu kemarin dia bangun rumah jadi besar seperti ini. Dalam bangun rumah ini pun ia membeli satu akses jalan warga yakni, Jalan Swadaya 7. Saat itu banyak warga yang menolak, tapi lambat laun setuju karena dikasih uang puluhan juta," kata pria berusia 40 tahun ini, Sabtu (14/7/2018).

Ia yang bertempat tinggal tepat di hadapan rumah mewah milik Eni Saragi ini menilai berubah semenjak menjadi anggota DPR.

"Dulu dia (Eni) dikenal seorang wanita yang ramah. Dia tinggal di sini dari tahun 1970 sama orangtuanya. Dulu itu rumahnya kecil seperti kontrakan biasa, terus dibangun agak besar dan sekarang dalam waktu singkat sejak jadi anggota dewan rumahnya langsung besar," ungkapnya panjang lebar.

Tak hanya itu, di mata warga sekitar, keluarga Eni juga dikenal sebagai keluarga yang berkiprah di dunia politik setelah sang suami, Muhammad Al-Khaziqter, pilih menjadi Bupati Temanggung, periode 2018-2023.

"Suaminya ini pas mau nyalon juga ngadain pengajian. Kita dapat bingkisan juga dan minta doain supaya suaminya bisa kepilih," ujarnya.

Pantauan suara.com, kediaman Eni Saragi tampak sepi dan tanpa penjagaan satpam. Rumahnya yang berada di pinggir jalan tersebut juga terlihat berbeda dari rumah lainnya lantaran megah dan memiliki arsitektur modern. Pagar tinggi kokoh berwarna coklat menambah kesan elegan pada rumah yang mayoritas berwarna cat putih tersebut.

baca juga

Diketahui, Eni terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK pada Jumat (13/7/2018), sekitar pukul 15.10 WIB di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham di Jakarta. Dalam OTT yang di antaranya menjerat Eni Saragih, KPK menyita uang senilai Rp 500 juta. (Anggy Muda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, KPK Tangkap 3 Orang Terkait Kasus Wakil Ketua Komisi VII

Lagi, KPK Tangkap 3 Orang Terkait Kasus Wakil Ketua Komisi VII

News | Sabtu, 14 Juli 2018 | 15:44 WIB

Rekannya di Golkar Diciduk KPK, Ace Hasan : Harus Dihukum

Rekannya di Golkar Diciduk KPK, Ace Hasan : Harus Dihukum

News | Sabtu, 14 Juli 2018 | 15:37 WIB

KPK Tangkap Tangan Anggota DPR saat di Rumah Menteri Jokowi

KPK Tangkap Tangan Anggota DPR saat di Rumah Menteri Jokowi

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 22:37 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×