KPK Tangkap Tangan Anggota DPR saat di Rumah Menteri Jokowi

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 13 Juli 2018 | 22:37 WIB
KPK Tangkap Tangan Anggota DPR saat di Rumah Menteri Jokowi
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kiri) dan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) dalam konferensi pers mengenai kasus korupsi proyek Pengalokasian dan Penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh TA 2018, Rabu (4/7/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah menyatakan, satu dari sembilan orang yang terjaring operasi tangkap tangan, dibekuk  di rumah dinas seorang menteri kabinet Presiden Jokowi, di  Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Sebelumnya dikabarkan, KPK total mengamankan sembilan orang yang terdiri dari unsur anggota DPR RI, staf ahli, swasta, dan sopir. Mereka terjaring OTT dalam kasus penerimaan uang suap.

"Sembilan orang itu ada yang kami amankan dari salah satu rumah dinas menteri saat ini. Kemudian kami bawa ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah seperti diberitakan Antara.

Berdasarkan informasi yang didapat Antara, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar EMS yang diamankan di rumah dinas Menteri itu.

"Tadi setelah kami ikuti, ada salah satu pihak yang berada di rumah tersebut. Jadi, kami amankan di sana dan kami bawa ke kantor KPK, lokasinya kebetulan ada di sana. Tentu saja setelah kami memastikan bahwa orang yang diduga terlibat dari perkara yang kami tangani ini adalah salah satu yang kami bawa ke KPK," ucap Febri.

Febri mengungkapkan, tim KPK telah ditugaskan sejak beberapa hari lalu untuk mengamati sebelum OTT dilakukan pada Jumat.

"Jadi, tim ditugaskan sejak beberapa hari ini melakukan pengamatan. Memang terkonfirmasi ada dugaan transaski terjadi antara pihak swasta dengan penyelenggara negara. Ada dugaan penerimaan uang baik langsung maupun tidak langsung pada penyelenggara sehingga kami amankan total sembilan orang sampai dengan saat ini, semuanya di Jakarta," tuturnya.

Dalam OTT itu, KPK juga turut mengamankan uang ratusan juta rupiah.

"Tadi saya dapat informasi diamankan uang Rp500 juta. Bahwa ada tidaknya penerimaan lain sebelumnya tentu kami dalami lebih lanjut. Yang pasti, hasil lengkap akan disampaikan besok, pimpinan akan sampaikan apakah ada pihak yang ditingkatkan statusnya," ungkap Febri.

Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Kena OTT KPK, Barang Bukti Rp 500 Juta

Anggota DPR Kena OTT KPK, Barang Bukti Rp 500 Juta

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 21:42 WIB

Anggota DPR RI Terjaring OTT KPK saat Terima Suap

Anggota DPR RI Terjaring OTT KPK saat Terima Suap

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 20:00 WIB

Mochtar Ngabalin: Golkar Tak Bakal Tinggalkan Jokowi, Entah PKB

Mochtar Ngabalin: Golkar Tak Bakal Tinggalkan Jokowi, Entah PKB

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 19:47 WIB

Airlangga Jadi Cawapres atau Tidak, Golkar Tetap Dukung Jokowi

Airlangga Jadi Cawapres atau Tidak, Golkar Tetap Dukung Jokowi

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 17:52 WIB

Lagi, KPK Periksa 9 Saksi Kasus Dana Otsus Aceh

Lagi, KPK Periksa 9 Saksi Kasus Dana Otsus Aceh

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 13:26 WIB

Terkini

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB