Pemuda Muhammadiyah: Belum Ada Capres yang Mau Berantas Korupsi

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Rabu, 18 Juli 2018 | 02:00 WIB
Pemuda Muhammadiyah: Belum Ada Capres yang Mau Berantas Korupsi
Ketua PP Pemuda Muhammdiyah Dahnil Anzar Simanjuntak saat peluncuran Buku 'Nalar Politik Rente' di di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Rabu (28/2/2018). (Suara.com/Lily Handayani)

Suara.com - Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, figur yang layak memimpin Indonesia ke depan adalah tokoh berkomitmen kuat untuk memberantas korupsi. Sebab permasalahan utama negeri ini sekarang adalah praktik korupsi yang masih merajalela.

“Itulah pentingnya capres antikorupsi,” kata Dahnil dalam diskusi bertajuk ”Mencari Capres Anti Korupsi” di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Menurut dia, yang paling efektif dalam memberantas korupsi adalah ”kehendak politik” presiden. Sebab, presiden lah yang berkuasa dalam menggerakkan segala sektor untuk mencegah dan penindakan hukum atas korupsi.

“Yang paling efektif untuk memberantas korupsi adalah bukan jadi pimpinan KPK atau penyidik senior KPK, tapi presiden. Presiden lah paling efektif untuk pemberantasan korupsi,” ujar dia.

Kepemimpinan Joko Widodo -Jusuf Kalla dinilai belum berkomitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Pasalnya, kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan sudah setahun lebih tidak tuntas.

“Kenapa pengungkapan kasus penyerangan Novel terhambat, karena miskin komitmen,” tutur dia.

Maka dari itu, Pemuda Muhammadiyah bersama beberapa organisasi kelompok masyarakat sipil menggugat Undang Undang Pemilu terkait pasal yang mengatur 20 persen presidential threshold ke Mahkamah Konstitusi.

Gugatan itu dilakukan supaya menghapus ambang batas calon presiden untuk maju pilpres, sehingga banyak tokoh yang bisa maju capres dan masyarakat punya banyak pilihan.

“Saya mau katakan, bahwa capres yang tersedia sekarang itu tak ada yang punya komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi. Misalnya kasus Novel, seharusnya kasus Novel ini kecil untuk diselesaikan. Tinggal berani tidak untuk menyelesaikannya”.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cawapres dari Tokoh Islam Berpengaruh Besar Menangkan Jokowi

Cawapres dari Tokoh Islam Berpengaruh Besar Menangkan Jokowi

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 21:34 WIB

PDIP: Soal Cawapres, Megawati Tak Pernah Intervensi Jokowi

PDIP: Soal Cawapres, Megawati Tak Pernah Intervensi Jokowi

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 18:51 WIB

Aktivis HAM Ajak Masyarakat Golput Jika Hanya Ada 2 Capres

Aktivis HAM Ajak Masyarakat Golput Jika Hanya Ada 2 Capres

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 17:26 WIB

Jokowi Umumkan Cawapres 9 Agustus, PDIP : Belum Ada Jadwal

Jokowi Umumkan Cawapres 9 Agustus, PDIP : Belum Ada Jadwal

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 17:01 WIB

Cak Imin Masuk Nominasi Cawapres Prabowo Subianto

Cak Imin Masuk Nominasi Cawapres Prabowo Subianto

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 16:27 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×