Kronologis Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Mardani Ali Sera

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 Juli 2018 | 12:40 WIB
Kronologis Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Mardani Ali Sera
Bom molotov di Rumah Mardani Ali Sera.

Suara.com - Seorang saksi mata menyatakan jika jumlah orang yang melempar bom molotov ke Rumah Politisi PKS Mardani Ali Sera berjumlah 2 orang. Saksi itu mengklaim melihat langsung.

Petugas keamanan atau satpam Lembaga Tahfizh Quran (LTQ)Yayasan Iqro Bekasi Prada (35) mendengar suara pecahan beling saat kejadian. Suara itu tersengar pukul 03.00 WIB.

"Tidak sampai ada suara meledak. Jadi, saya langsung cek," kata petugas keamanan Lembaga Tahfizh Quran (LTQ)Yayasan Iqro Bekasi Prada (35) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/7/2018).

Rumah tinggal Mardani yang berseberangan dengan yayasan tersebut membuat Prada penasaran dan langsung mengecek lokasi kejadian.

Situasi lingkungan yang gelap gulita membuatnya sulit mendeteksi pelaku. Namun, secara samar terlihat dua orang dengan ciri menggunakan helm full face, sweater hitam, dan membawa ransel menggunakan motor.

"Samar-samar saya lihat mereka berjumlah dua orang di kebun samping rumah Pak Mardani. Akan tetapi, saya tidak berani mengejar karena khawatir bawa senjata," katanya.

Prada hanya berteriak untuk mengusir pelaku. Tidak lama kemudian pelaku melarikan diri ke arah kebun samping rumah.

Usai pelaku pergi dari TKP, Prada kembali ke posnya untuk berjaga. Hingga pukul 05.30 WIB, datang asisten rumah tangga Mardani membersihkan halaman rumahnya yang sudah berserakan beling pecahan botol.

Awalnya pecahan botol tersebut dikira mainan dari dua putra Mardani yang saat kejadian ada di dalam rumah. Namun, setelah dibantu pengecekan oleh Prada, rupanya benda tersebut mirip dengan bom molotov.

baca juga

"Setelah tahu benda itu mirip molotov, saya langsung telusuri ke bagian samping rumah dan saya menemukan satu lagi bom molotov yang masih utuh dengan ciri botol bening, sumbu, dan cairan bensin," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Dua Bom Molotov Dilempar ke Rumah Mardani, Satu Bom Meledak

Ada Dua Bom Molotov Dilempar ke Rumah Mardani, Satu Bom Meledak

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 12:06 WIB

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Sandiaga Ikut Cek Ke Polisi

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Sandiaga Ikut Cek Ke Polisi

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:56 WIB

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Polisi Sita Botol Bersumbu

Rumah Mardani Dilempar Bom Molotov, Polisi Sita Botol Bersumbu

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:46 WIB

Mardani Harap Pelempar Bom Molotov ke Rumahnya Ditangkap

Mardani Harap Pelempar Bom Molotov ke Rumahnya Ditangkap

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:06 WIB

Detik - detik Rumah Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov

Detik - detik Rumah Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 10:57 WIB

Terkini

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:13 WIB

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:56 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

Mensesneg, DEN dan BI Terima Kasih ke Dasco: Kami seperti Tim Sepak Bola

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:36 WIB

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:32 WIB

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:26 WIB

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:22 WIB

×