Istri Eksekutor Penembakan Herdi Seorang Polwan di Polres Bekasi

Bangun Santoso

Selasa, 31 Juli 2018 | 09:06 WIB
Istri Eksekutor Penembakan Herdi Seorang Polwan di Polres Bekasi
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono bersama tim penyidik dan lima tersangka kasus penembakan Herdi Sibolga di Mapolda, Jakarta, Sabtu (28/7/2018). (Suara.com/Nikolas Tolen)

Suara.com - Abdullah Sunandar, pecatan TNI Angkatan Laut yang menjadi eksekutor penembakan Herdi Sibolga ternyata beristri seorang polisi wanita atau Polwan.

Istri Abdullah diketahui berinisial AN yang bertugas di Polres Bekasi Kota.

"Iya, istrinya polwan. Tugas di Polres Bekasi Kota dan punya anak satu kalau tidak salah," kata Mardi, Ketua RT di lingkungan tempat orang tua AN menetap di Medan Satria, Bekasi Kota, Jawa Barat, saat ditemui Kriminologi.id (jejaring Suara.com).

Mardi mengatakan, awalnya ia tidak kenal betul sosok Abdullah Sunandar yang akhir-akhir ini kerap diburu polisi. Identitas Sunandar itu terkuak saat polisi menangkapnya karena terlibat kasus pembunuhan di Jakarta Utara.

Mardi baru mengetahui eksekutor yang dimaksud ternyata menantu IT, orang tua AN yang juga warganya sendiri.

"Alamatnya saja yang di sini. Tapi tinggalnya tidak di sini. Tidak tahu tinggal di mana," ujar Mardi.

Saat dikonfirmasi, IT orang tua AN mengaku mantunya terakhir kali berkunjung ke rumahnya di Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, sekitar satu bulan lalu.

"Sudah lama tak datang ke sini. Sekitar satu atau dua bulan. Pokoknya udah lama tidak ke sini," kata IT saat ditemui di rumahnya.

IT tak menampik jika menantunya sedang dicari-cari polisi. Hanya, dia enggan mengungkapkan alasan polisi memburu mantunya itu. Belum lama pihak Polda Metro Jaya pun mencari Sunandar di rumah IT.

baca juga

"Kemarin ada yang datang (Polda Metro Jaya) nyari menantu saya, tapi dia kan udah jarang ke sini," kata IT yang berangsur masuk ke dalam rumah.

Pantauan di lokasi, rumah IT terletak di gang kecil daerah Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat. Rumah tersebut dihuni tiga orang, yakni dua perempuan dan satu laki-laki.

Sebelumnya, Herdi tewas dibunuh pada Jumat, 20 Juli 2018 di depan rumahnya di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku penembakan menurut penyelidikan awal polisi berjumlah dua orang yang menggunakan sepeda motor Yamaha N-Max.

Namun, penyelidikan polisi yang terus berlanjut akhirnya menetapkan empat tersangka pembunuhan Herdi. Mereka antara lain AS (41) sebagai eksekutor, JS (36) joki, PWT (32) dan SM (41) yang mengawasi lokasi.

Keempat tersangka diperintah seorang berinisial AX untuk menghabisi nyawa Herdi dengan upah Rp 400 juta.

(Kriminologi.id/jaringan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eksekutor Penembakan Herdi Sibolga Ternyata Pecatan TNI

Eksekutor Penembakan Herdi Sibolga Ternyata Pecatan TNI

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 08:29 WIB

LRT Akan Dibangun di Bekasi, Pengembang Mulai Bangun TOD

LRT Akan Dibangun di Bekasi, Pengembang Mulai Bangun TOD

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 06:30 WIB

Buru Pengebom Rumah Ketua DPP PKS, Ini Bekal Polisi

Buru Pengebom Rumah Ketua DPP PKS, Ini Bekal Polisi

News | Senin, 30 Juli 2018 | 15:56 WIB

Polisi: Pelempar Bom ke Rumah Mardani Ali Sera Terencana

Polisi: Pelempar Bom ke Rumah Mardani Ali Sera Terencana

News | Senin, 30 Juli 2018 | 14:34 WIB

Alasan Polisi Sulit Ungkap Kasus Pembunuhan Nenek Lim

Alasan Polisi Sulit Ungkap Kasus Pembunuhan Nenek Lim

News | Senin, 30 Juli 2018 | 14:33 WIB

Terkini

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:01 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB