Manajemen Krisis, Kemenpar Gerak Cepat Selamatkan 1000 Turis

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:00 WIB
Manajemen Krisis, Kemenpar Gerak Cepat Selamatkan 1000 Turis
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Ucapan “Matur Nuwun” disampaikan Menteri Pariwisata, Arief Yahya kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Senin 6 Agustus 2018. Sejak pagi, Kemenhub sudah menurunkan tim dan kapal-kapalnya untuk mengevakuasi wisatawan yang sedang berlibur di Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Lombok.

Sejak isu tsunami, yang diakibatkan gempa bumi berkekuatan 7 SR di Lombok, semua pihak waspada. Meskipun BMKG, sejak pukul 21.00 WIB, 5 Agustus 2018, sudah mencabut potensi tsunami itu, namun semua orang berusaha mencari tempat yang tinggi.

Hal ini bisa dimaklumi. Peristiwa alam seperti bencana gempa ini tidak mudah diprediksi. Tsunami adalah bencana ikutan, yang biasanya diikuti gempa dari bawah laut.

“Terima kasih Pak Menhub, Budi Karya Sumadi. Kita menjawab kegalauan para wisatawan,” ujarnya.

Ini sekaligus membuktikan kepada dunia, bahwa safety and security dalam manajemen krisis kepariwisataan Indonesia makin kuat. Respons dan mitigasi bencana sangat cepat, dan semua bergerak dalam koridornya.

“Inilah yang sering kami sebut Indonesia Incorporated,” sebut Arief.

Reaksi cepat dengan memindahkan sekitar 1000 wisatawan dari Gili itu berdampak kuat.

“Ujungnya, wisatawan akan semakin pede berwisata ke Lombok, Bali, dan Indonesia. Setiap terjadi peristiwa darurat, wisatawan selalu mendapatkan pelayanan yang excellent, terutama 3A, Akses, Amenitas dan Atraksinya. Mudah, murah, dan cepat,” ujarnya lagi.

Secara internal, bagi bangsa Indonesia sendiri, layanan responsif untuk wisman  juga menguatkan spirit kebersamaan dan confidence sebagai bangsa beradab.

“Kita makin percaya diri, bahwa kita bangsa besar, bangsa hebat, bangsa berkarakter, dan suka menolong,” jelasnya.

Point ketiga, respons cepat dan tepat buat wisman itu juga untuk meng-calibration pada standar TTCI WEF, Travel and Tourism Competitiveness Index dari World Economic Forum.

“Kita sadar, safety and security kita di level dunia masih merah. Kita perbaiki, kita bangun reputasi baru dari level yang paling rendah, mitigasi bencana,” ujar Menpar.

Krisis di Bali dan Lombok sudah melewati ujian pertama. Sekarang adalah ujian selanjutnya, untuk menjadikan tim crisis center Kemenpar (manajemen krisis kepariwisataan) semakin lincah di segala medan.

Menpar juga berterima kasih pada Garuda Indonesia. Maskapai milik BUMN ini, hari ini menyiapkan 4 extra flights untuk memperkuat akses dari dan ke Lombok Bali.

“Terima kasih Pak Dirut, Pahala Mansyuri atas respons cepatnya,” kata Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belajar dari Dough Lab: Saat Layanan Pelanggan dan Manajemen Krisis Selamatkan Reputasi Bisnis

Belajar dari Dough Lab: Saat Layanan Pelanggan dan Manajemen Krisis Selamatkan Reputasi Bisnis

Your Say | Senin, 10 Juni 2024 | 12:54 WIB

PLN Gerak Cepat Lakukan Penelusuran dan Pengamanan Bersama Kominfo dan BSSN Terkait Database Pelanggan

PLN Gerak Cepat Lakukan Penelusuran dan Pengamanan Bersama Kominfo dan BSSN Terkait Database Pelanggan

News | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:14 WIB

Viral Pedagang Sate Gerak Cepat Layani Pelanggan, Malah Dapat Kritikan Begini

Viral Pedagang Sate Gerak Cepat Layani Pelanggan, Malah Dapat Kritikan Begini

Lifestyle | Kamis, 23 Juni 2022 | 09:49 WIB

Terkini

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB