Lahirkan Bayi ke-7 di Kolong Jembatan, di Mana Anak-anak Wati?

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Senin, 10 September 2018 | 13:57 WIB
Lahirkan Bayi ke-7 di Kolong Jembatan, di Mana Anak-anak Wati?
Perempuan tunawisma yang hanya teridentifikasi sebagai Wati, melahirkan bayi laki-laki di kolong jalan layang Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat. [dok.P3S jakarta barat]

Suara.com - Kepala Panti Sosial Bina Insan (PSBI) 1 Kedoya, Masyudi mengatakan, pihaknya tengah mengidentifikasi terkait identitas Wati, perempuan yang melahirkan bayi laki-laki di kolong jembatan layang Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Diketahui, bayi laki-laki yang diberi nama Andi Sadeli tersebut merupakan anaknya yang ke-7 Wati.

Masyudi menjelaskan, pihaknya tengah melacak keberadaan anak-anak Wati yang lainnya. Begitu juga identitas Wati yang sesungguhnya.

"Kita sedang dalami dia (Wati), putra-putri sebelum anak ini berada di mana saja. Harus kita lacak dalam artian jangan sampai ini berkeliaran dan menimbulkan masalah sosial yang baru. Khususnya buat anak-anaknya," ucap Masyudi di Kantor PSBI Bangun Daya 1 Kedoya, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (10/9/2018).

Menurut Masyudi, perawat PSBI juga tengah melakukan pendekatan guna mendapatkan informasi dari Wati. Diketahui, kekinian kondisi kejiwaan Wati dalam kategori tidak stabil.

"Perawat kita di sini sudah mencoba ajak dia bicara, memang belum stabil jiwanya. Infonya juga tidak mau dibawa ke rumah sakit. Kita harus paksa dalam artian untuk menjaga kesehatan fisik si bayi maupun dia," jelasnya.

Wati dan bayinya akan ditempatkan di panti sosial hingga kondisinya benar-benar pulih. Dirinya mengaku jika suami Wati sempat berkunjung untuk menjenguk Wati, namun tidak diberi ijin menjenguk lantaran hari sudah malam.

"Kita lihat perkembangannya ya. Informasi terakhir, semalam itu ada suaminya. Suaminya datang, tapi tidak kita beri ijin karena sudah malam. Tapi sampai sekarang si suami belum datang lagi. Yang kita khawatirkan kalau dia mampu, ya harus kita serahkan ke pihak keluarganya karena resmi. Masalah ikatan dia kita tidak tahu," jelasnya lagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tim Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Masyudi menyebut jika sehari-hari Wati tinggal di sekitar kolong jalan layang Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Dia sehari-hari tidur di kolong jalan layang. Tapi tidak tahu persisnya. Teman-teman P3S kan sering lewat, kalau di sekitar sana memang tidak boleh mendirikan gubuk-gubuk di sana. Pengakuan sementara seperti itu. Memang kondisi si ibu mentalnya tidak benar," tandas Masyudi.

baca juga

Sebelumnya Minggu (9/8/2018) pagi, Koordiantor P3S, Amir mendapat informasi dari pedangan asongan mengenai Wati yang melahirkan di kolong jembatang layang Rawabuaya.

"Kami langsung ke lokasi. Awalnya, ibu itu tidak mau dievakuasi. Dia malah marah-marah, agaknya stres, masih down, karena melahirkan sendirian. Anaknya juga semalaman tidur tanpa selimut. Tidak ada selimut. Bayinya cuma ditidurkan beralaskan kardus," jelasnya.

Amir menuturkan, tim P3S sempat kesulitan karena Wati berkeras tak mau dibawa ke mana-mana. Akhirnya, setelah dijelaskan oleh tim P3S bahwa mereka ingin menyelamatkan Wati dan bayi mungilnya, proses evakuasi berhasil dilakukan.

Wati dan bayinya langsung dibawa ke RSUD Cengkareng. Berdasarkan keterangan tim dokter, Wati dan bayinya dalam kondisi sehat, hanya lemas karena tak memunyai asupan makanan.

"Jam 14.00 WIB tadi, tim dokter membolehkan mereka rawat jalan, akhirnya kami tempatkan ke panti di Kedoya," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sales Pria Tewas Usai Tenggak Miras di Diskotek Lounge Crown

Sales Pria Tewas Usai Tenggak Miras di Diskotek Lounge Crown

News | Senin, 10 September 2018 | 12:55 WIB

Melahirkan di Kolong Jembatan, Wati Kini Dirawat di Panti Sosial

Melahirkan di Kolong Jembatan, Wati Kini Dirawat di Panti Sosial

News | Senin, 10 September 2018 | 12:41 WIB

Petaka Jadi Istri Siri, Sekali Ketemu Malah Dianiaya Suami

Petaka Jadi Istri Siri, Sekali Ketemu Malah Dianiaya Suami

News | Senin, 10 September 2018 | 10:30 WIB

Wati Sendirian Lahirkan Bayi di Kolong Jalan Layang Rawabuaya

Wati Sendirian Lahirkan Bayi di Kolong Jalan Layang Rawabuaya

News | Minggu, 09 September 2018 | 18:48 WIB

Kisah Rayyan, Bayi Asal Depok yang Terlahir Tanpa Anus

Kisah Rayyan, Bayi Asal Depok yang Terlahir Tanpa Anus

Health | Minggu, 09 September 2018 | 18:30 WIB

Terkini

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

×