PDIP dan Gerindra Akan Menang Pemilu 2019 karena Punya Capres

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 12 September 2018 | 16:55 WIB
PDIP dan Gerindra Akan Menang Pemilu 2019 karena Punya Capres
Survei politik Pilpres 2019, Jokowi - Prabowo. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Dalam survei Lingkar Survey Indonesia (LSI) Denny JA PDI Perjuangan dan Gerindra diprediksi akan menang Pemilu 2019 dan Pilpres 2019. Alasannya, mereka punya tokoh yang menjadi calon presiden.

Pernyataan itu berdasarkan data hasil survey bertajuk 'Berubahnya Dukungan Partai Politik Menjelang 2019', Rabu (12/9/2018). Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diprediksi keluar menjadi juara di Pemilu sekaligus juara berturut-turut dalam pemilu. Sementara Partai Gerindra berpotensi keluar sebagai runner up atau juara dua, disusul Partai Golkar di urutan ketiga.

Tim Riset LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menjelaskan ada tiga faktor yang mempengaruhi sehingga hal tersebut terjadi. Pertama adalah Pilpres dan Pileg 2019 berjalan serentak.

Adjie mengatakan fakfor tersebut dapat menguntungkan partai politik yang memiliki calon presiden. Pengaruh semacam itu biasa disebut dengan coattail effect, seperti PDIP memiliki asosiasi yang kuat terhadap Bakal Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang maju di Pilpres 2019.

"Kita lihat misalnya PDIP serentak terasosiasi kuat dengan Jokowi. Oleh karena itu PDIP akan mendapatkan insentif elektoral dari pencapresan Jokowi. Artinya mereka yang memilih Jokowi, lebih besar peluangnya untuk memilih PDIP dibandingkan partai koalisi yang lain," kata Adjie di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda Nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9/2018).

Sama halnya dengan Partai Gerindra yang memiliki asosiasi yang kuat terhadap Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto. Hal semacam itu mampu mendongkrak peroleh suara Gerindra di Pemilu 2019.

"Begitupun dengan koalisi Prabowo-Sandiaga. Mereka yang memilih prabowo-sandi lebih besar kemungkinan memilih Gerindra dibanding partai lainnya karena faktor asosiasi Prabowo-Sandiaga asosianya kuat ke Gerindra, Jokowi asosiasikya kuat ke PDIP," jelasnya.

Survey LSI Denny JA menunjukan bahwa elektabilitas PDIP sebesar 24,8 persen, disusul Gerindra sebesar 13,1 persen, Golkar 11,3 persen, Demokrat 5,2 persen, PKS 3,9 persen, PPP 3,2 persen, Nasdem 2,2 persen, Perindo 1,7 persen, PAN 1,4 persen, dan partai lainnya semunya di bawah 1 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Berpotensi Kalah dari PDIP di Pemilu 2019, Golkar Ketiga

Gerindra Berpotensi Kalah dari PDIP di Pemilu 2019, Golkar Ketiga

News | Rabu, 12 September 2018 | 15:39 WIB

Pilpres 2019, PDIP Berpeluang Jadi Real Madrid di Liga Champion

Pilpres 2019, PDIP Berpeluang Jadi Real Madrid di Liga Champion

News | Rabu, 12 September 2018 | 15:26 WIB

Dirayu Prabowo, Kubu Jokowi Klaim Lebih Dekat dengan Yenny Wahid

Dirayu Prabowo, Kubu Jokowi Klaim Lebih Dekat dengan Yenny Wahid

News | Rabu, 12 September 2018 | 14:49 WIB

Alasan Kuat Kubu Prabowo Bujuk Yenny Wahid Jadi Tim Sukses

Alasan Kuat Kubu Prabowo Bujuk Yenny Wahid Jadi Tim Sukses

News | Rabu, 12 September 2018 | 14:37 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×