Jokowi Resmikan Patung Garuda Wisnu Kencana, Kalahkan Liberty AS

Reza Gunadha

Sabtu, 22 September 2018 | 21:52 WIB
Jokowi Resmikan Patung Garuda Wisnu Kencana, Kalahkan Liberty AS
Sejumlah pekerja berada di atas kendaraan truk yang mengangkut modul terakhir dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) sebelum dipasang di Ungasan, Badung, Bali, Selasa (31/7). [Antara/Fikri Yusuf]

Suara.com - Presiden Jokowi meresmikan patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 121 meter di Desa Ungasan, Kuta  Selatan, Badung, Bali, Sabtu (22/9/2018) malam.

"Pada malam hari yang indah ini saya sangat senang, bisa hadir bersama bapak ibu dan saudara-saudara sekalian menyaksikan mahakarya anak bangsa, patung GWK," kata Jokowi dalam pidatonya di Cultural Park GWK, Badung.

Ia mengatakan, GWK merupakan mahakarya karena patung tembaga itu terbesar di dunia.

"Patung Garuda Wisnu Kencana juga patung tertinggi ke-3 di dunia, setelah The Spring Temple Buddha di China dan The Laykyun Sekkya Buddha di Myanmar," terangnya seperti diberitakan Antara.

"Saya tadi diberikan penjelasan, bahwa patung ini lebih tinggi daripada patung Liberty di Amerika Serikat. Selesainya mahakarya ini bukan hanya membanggakan rakyat Bali, tapi seluruh masyarakat Indonesia," tuturnya.

Dengan terwujudnya GWK yang dibangun sejak 28 tahun silam ini, kata Jokowi, menunjukkan Indonesia mampu menghadirkan karya budaya kontemporer.

"Ini menjadi bukti kita mewarisi budaya masa lalu seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan. Masa kini, kita masih bisa berkarya, membangun peradaban, melahirkan mahakarya baru," tandasnya.

Patung GWK merujukan wujud dari Dewa Wisnu sedang mengendarai seekor Garuda. Dalam agama Hindu, Dewa Wisnu merupakan Dewa Pemelihara (Sthiti).

Patung tersebut memiliki tinggi 121 meter atau 271 meter dari permukaan laut (dpl) yang dibangun di atas lahan seluas 60 hektare.

baca juga

Pembuatannya membutuhkan waktu 28 tahun oleh seniman sekaligus desainer Nyoman Nuarta. Proses pembuatan patung tembaga itu menggunakan teknik cor las untuk 754 modul. Satu modul berukuran 4x3 meter dengan berat kurang lebih 1 ton.

Pembuatan patung tersebut pernah melibatkan 1.000 pekerja yang terbagi menjadi dua, yakni 400 pekerja di Bandung, dan 600 sisanya di Bali.

Pembangunan patung itu bermula dari gagasan Nyoman Nuarta bersama Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi era Orde baru Joop Ave, Gubernur Bali Ida Bagus Oka, serta Menteri Pertambangan dan Energi Ida Bagus Sudjana sekitar tahun 1989. Pada awal 1990, rencana itu dipresentasikan sertai disetujui Presiden Soeharto.

Peletakan batu pertama pembangunan patung itu dilakukan tahun 1997.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sikap Hormat Jokowi Disoal, Prabowo: Tak Masalah

Sikap Hormat Jokowi Disoal, Prabowo: Tak Masalah

News | Sabtu, 22 September 2018 | 20:18 WIB

Kiriman Telat, Jokowi Akui Pernah Utang Makan di Kantin UGM

Kiriman Telat, Jokowi Akui Pernah Utang Makan di Kantin UGM

News | Sabtu, 22 September 2018 | 17:47 WIB

Presiden Vietnam Wafat Sepekan Usai Temui Dirinya, Jokowi Sedih

Presiden Vietnam Wafat Sepekan Usai Temui Dirinya, Jokowi Sedih

News | Sabtu, 22 September 2018 | 15:57 WIB

Tak Masuk TKN, Khofifah Tetap Gerakkan Relawan Menangkan Jokowi

Tak Masuk TKN, Khofifah Tetap Gerakkan Relawan Menangkan Jokowi

News | Sabtu, 22 September 2018 | 15:48 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×