Siapkan TKI Profesional, BNP2TKI Adakan Pelatihan Bahasa Korea

Fabiola Febrinastri

Selasa, 25 September 2018 | 08:59 WIB
Siapkan TKI Profesional, BNP2TKI Adakan Pelatihan Bahasa Korea
Kegiatan upgrading skill Bahasa Korea oleh BNP2TKI. (Dok: BNP2TKI)

Suara.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan Pelatihan dan Kursus, Ditjen PAUD dan Pembinaan Kursus, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nasional (LPPM UNAS) bekerja sama dengan Cyber Edu Inkor, menyelenggarakan upgrading skill Bahasa Korea.

Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kecakapan berbahasa Korea bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) pada program G to G ke Korea Selatan, terutama bagi PMI yang bekerja di sektor perikanan dan telah lulus ujian sistem point EPS 2018, serta telah memiliki sertifikat sistem poin .

Upgrading skill Bahasa Korea ini merupakan kegiatan peningkatan kualitas CPMI yang dilaksanakan secara sinergi antara BNP2TKI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan lembaga pelatihan.

Pelatihan kecakapan Bahasa Korea ini sepenuhnya dibiayai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program ini diikuti oleh 400 orang peserta yang berasal dari 8 (delapan) kabupaten/kota, dimana dari masing-masing kabupaten/kota dikirim 50 orang.

"Mereka berasal dari Jawa Barat, yang meliputi Kabupaten Cirebon dan Indramayu, Jawa Tengah meliputi Kabupaten Cilacap, Kendal, Brebes dan Pati, untuk Jawa Timur meliputi Tulungagung dan Ponorogo," ujar Deputi KLN dan Promosi, Drg. Elia Rosalina Sunityo, MARS, M.Si, saat membuka "Upgrading Skill Program Kecakapan Bahasa Korea", di SMK Maritim Cirebon, Jawa Barat, Minggu (23/9/2018).

Kegiatan upgrading skill Bahasa Korea oleh BNP2TKI. (Dok: BNP2TKI)
Kegiatan upgrading skill Bahasa Korea oleh BNP2TKI. (Dok: BNP2TKI)

Pelatihan ini dilaksanakan selama 28 hari (200 jam pelajaran), yaitu 23 September - 21 Oktober 2018, dengan metode 25 hari belajar secara online dan tatap muka di kelas selama 3 kali pertemuan. Adapun lokasi belajar pada saat tatap muka di SMK Negeri 2 Indramayu, SMK Maritim Cirebon, SMK Negeri 4 Kendal, SMK Negeri 4 Pati, SMK Negeri 1 Bulakamba Brebes, SMK Negeri 2 Cilacap, SMK Negeri 1 Tulungagung, dan SMK Pemkab Ponorogo.

Pembukaan program Upgrading Skill Bahasa Korea dipusatkan di Cirebon dan dibuka secara serentak di 8 lokasi. Hal ini merupakan bukti bahwa negara hadir di tengah-tengah para pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di Korea.

"Program ini diharapkan dapat menjawab dan menyelesaikan masalah keterbatasan bahasa, yang pada ahirnya mampu menghadapi persaingan Internasional dalam menyiapkan ketersediaan tenaga kerja dengan skill yang berkualitas dan berkompeten," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Pembinaan Pelatihan dan Kursus Kemendikbud, Yusuf Muhyidin, mengatakan, pelatihan untuk CPMI yang akan bekerja ke Korea sangat perlu untuk diberikan dalam rangka peningkatan kualitas dan kecakapan kerja. Korea merupakan negara maju, yang mana masyarakatnya sangat memperhatikan budaya disiplin.

baca juga

"Calon pekerja Indonesia yang bekerja di negara maju harus mampu menguasai pekerjaannya dan mengetahui SOP-nya. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Siapkan mental untuk menjadi pekerja andal dan jangan memalukan Indonesia," ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Direktur Pemetaan Harmonisasi dan Kualitas Tenaga Kerja Luar Negeri I (PHK TKLN I), Seriulina Tarigan, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, R. Hariyadi Agah W, Telent Hub, Innovation Room Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Anjani, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pemerintah Kota Cirebon yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Pemerintah Kabupaten Indramayu, LPPM UNAS, Ketua Serikat Pekerja Perikanan Indonesia, dan Yayasan SMK Maritim Cirebon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:24 WIB

Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!

Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:23 WIB

Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja

Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:23 WIB

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Naik Pitam! Roy Suryo Semprot Pendukung Jokowi yang Mau Intervensi Sidang Praperadilan

Naik Pitam! Roy Suryo Semprot Pendukung Jokowi yang Mau Intervensi Sidang Praperadilan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:11 WIB

Dibalik Mandatori Biodiesel Sawit B50, Potensi Deforestasi Setara 22 Kali Luas Jakarta Mengintai

Dibalik Mandatori Biodiesel Sawit B50, Potensi Deforestasi Setara 22 Kali Luas Jakarta Mengintai

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:06 WIB

Tragedi Latsarmil Kopdes, Komnas HAM Didesak Investigasi Program Pemerintah Berpotensi Langgar HAM

Tragedi Latsarmil Kopdes, Komnas HAM Didesak Investigasi Program Pemerintah Berpotensi Langgar HAM

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:04 WIB

PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!

PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 13:58 WIB

MagangHub Angkatan II Dibuka, Pemerintah Sediakan 150 Ribu Kuota dan Uang Saku hingga Rp 6 Juta

MagangHub Angkatan II Dibuka, Pemerintah Sediakan 150 Ribu Kuota dan Uang Saku hingga Rp 6 Juta

News | Senin, 29 Juni 2026 | 13:58 WIB

Ekonomi Indonesia Bak Timnas di Piala Dunia, Mensesneg: Semua Lini Harus Kompak

Ekonomi Indonesia Bak Timnas di Piala Dunia, Mensesneg: Semua Lini Harus Kompak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

×