Oknum Pemred Diduga Sebar Isu Negatif, PT AKBI Lapor Polisi

Iwan Supriyatna

Rabu, 26 September 2018 | 11:16 WIB
Oknum Pemred Diduga Sebar Isu Negatif, PT AKBI Lapor Polisi
Ilustrasi tombol berita bohong atau hoax. [Shutterstock]

Suara.com - Direktur Utama PT Anugerah Kasih Bumi Indah (AKBI) Bryan Susilo menyampaikan, pihaknya telah melaporkan beberapa orang yang diduga oknum penyebar isu negatif dan oknum eks customer yang membuat berita fitnah, karena telah merugikan dan mencemarkan nama baik perusahaannya.

Bryan mengungkapkan, pada Januari 2018 seseorang yang diduga oknum penyebar isu negatif berinisial AA yang mengaku pimpinan redaksi di salah satu media di wilayah Jawa Timur mendatangi kantor PT AKBI dan yang bersangkutan mengatasnamakan konsumen berinisial AI untuk meminta agar uang yang sudah disetor oleh konsumen Perumahan Mahkota Amira tersebut dikembalikan.

"Dari catatan perusahaan, konsumen tersebut sudah wanprestasi perjanjian pesan rumah dengan PT kami. Kemudian oknum penyebar isu negatif tersebut mengkoordinasikan dan memengaruhi beberapa konsumen untuk memasukkan laporan ke polisi. Setelah itu, ada juga publikasi di media online yang mengkaitkan masalah penipuan dengan PT kami. Efek dari artikel tersebut tentu saja merusak nama baik dan merugikan perusahaan kami," kata Bryan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/9/2018).

Karena merasa dirugikan dan nama baik perusahaannya juga tercemar, terakhir AI, HP, dan AA dilaporkan oleh PT AKBI ke pihak kepolisian.

Sementara itu, Komisaris PT AKBI Bambang Susilo mengatakan, bahwa langkah ini merupakan langkah terakhir setelah orang-orang yang diduga oknum tersebut terus menyebarkan berita yang tidak benar dan berpotensi merusak reputasi perusahaan.

Langkah ini merupakan langkah terakhir setelah beberapa orang yang diduga oknum tersebut masih menyebarkan berita yang tidak benar dan berpotensi merusak reputasi perusahaan.

"Sebetulnya, kami tidak ingin masalah tersebut jadi urusan besar. Kami juga tidak pernah ada niat untuk menipu siapapun. Tapi, jika ada yang publikasikan materi yang tidak benar, maka kami pasti hadapi sampai masalah tersebut selesai, sesuai peraturan hukum yang berlaku. Sampai sekarang pun kami memberikan full komitmen terhadap proyek kami, juga terhadap konsumen kami," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habiburokhman Minta Danick Minta Maaf Sebelum Bulan Syawal Habis

Habiburokhman Minta Danick Minta Maaf Sebelum Bulan Syawal Habis

News | Sabtu, 23 Juni 2018 | 20:24 WIB

Sebar Hoax, Sudirman Said Laporkan Akun @kakekdetektif ke Polisi

Sebar Hoax, Sudirman Said Laporkan Akun @kakekdetektif ke Polisi

News | Sabtu, 23 Juni 2018 | 14:54 WIB

Kader PKS Sodorkan 13 Bukti ke Polisi soal Kasus Fitnah Fahri

Kader PKS Sodorkan 13 Bukti ke Polisi soal Kasus Fitnah Fahri

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 14:20 WIB

Terkini

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB

Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!

Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:20 WIB

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB