Array

Indonesia - Polandia Sepakat Eksplorasi Peluang Kerja di Polandia

Kamis, 04 Oktober 2018 | 10:11 WIB
Indonesia - Polandia Sepakat Eksplorasi Peluang Kerja di Polandia
Pertemuan Deputi Menteri Negara pada Kementerian Kemaritiman dan Navigasi Antar Darat Polandia, Anna Moskwa, dengan Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, di Polandia. (Dok: BNP2TKI)

Suara.com - Para pejabat Indonesia dan Polandia sepakat untuk mengeksplorasi lebih jauh kerja sama di sektor tenaga kerja. Indonesia dinilai memiliki cukup banyak skilled workers, sedangkan Polandia memerlukan tenaga-tenaga yang mempunyai ketrampilan terkait industri galangan kapal dan perikanan.

Kesungguhan kedua pihak ditandai dengan kesepakatan untuk mengadakan koordinasi ke berbagai instansi di dalam negeri masing-masing. Setelah itu akan dilanjutkan dengan pertemuan para pejabat senior dan kalangan swasta kedua negara di Warsawa, Polandia, awal tahun depan.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan antara Deputi Menteri Negara pada Kementerian Kemaritiman dan Navigasi Antar Darat Polandia, Anna Moskwa, dengan Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid. Moskwa didampingi Dubes Polandia untuk Indonesia, Beta Stozynska, sedangkan Nusron disertai Sestama BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak.

Kepala BNP2TKI memberi gambaran kepada tamunya, bahwa perjanjian yang akan dicapai kedua pihak adalah antara swasta dengan swasta (P to P). Perjanjian tersebut akan dipayungi pemerintah kedua negara.

Tatang menambahkan, pihaknya dalam beberapa waktu mendatang akan mengadakan pertemuan dengan perusahaan-perusahaan penyedia jasa tenaga kerja. Hasil pertemuan akan disampaikan kepada Jakub Janas, Konsul pada Kedubes Polandia di Indonesia.

“Kemudian Jakub akan menyampaikan ke pemerintahnya, dan kami akan memperoleh umpan balik,” katanya.

"Dengan cara tersebut, maka pertemuan antara delegasi Indonesia dengan Polandia di Warsawa tahun depan diharapkan dapat berorientasi kepada hasil," kata Nusron.

Baik Moskwa maupun mitranya dari Indonesia menyadari, masih banyak hal yang harus diatasi, mengingat kedua negara belum pernah membangun kerja sama di bidang ketenagakerjaan. Masalah itu misalnya, visa, asuransi, akomodasi, subtansi kontrak kerja, upah, kualifikasi keterampilan dan sebagainya.

Informasi Kedubes
Dalam kesempatan yang sama, Kedubes RI di Polandia mengungkapkan, dewasa ini sektor galangan kapal dan perikanan Polandia memerlukan 25 ribu tenaga kerja. TKI memiliki peluang untuk mengisi peluang tersebut, karena tenaga kerja lokal kurang berminat bekerja di sektor tersebut.

Polandia merupakan pemasok utama ikan dan olahan ikan, serta bisnis perkapalan ke kawasan Eropa.

Sektor-sektor lain yang terbuka untuk tenaga kerja asing (skilled workers), antara lain di sektor perkebunan buah-buahan, pengolahan makanan, IT/komputer, akunting, sektor produksi, infrastruktur, properti, pelayanan, perdagangan dan hospitality, seperti spa, perhotelan, restoran dan kecantikan.

Hingga semester pertama 2017, terdapat 8 ribu tenaga kerja asal Asia yang tiba di Polandia. Sebagian besar tenaga kerja tersebut berasal dari India, Bangladesh dan Nepal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI