Dukun Palsu Tipu Eks Gurunya Rp 1,3 Miliar buat Biaya Kumpul Kebo

Reza Gunadha

Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:20 WIB
Dukun Palsu Tipu Eks Gurunya Rp 1,3 Miliar buat Biaya Kumpul Kebo
Dewi tersangka yang berperan sebagai dukun palsu. [Kokorimba/Batamnews]

Suara.com - Dua pasangan kumpul kebo, Arnoldus Janssen Weoseke dan Catur Dewi Iriani, di Batam, Kepulauan Riau, ditangkap polisi karena melakukan aksi penipuan berkedok perdukunan hingga bisa meraup keuntungan Rp 1,3 miliar.

Dewi,perempuan berusia 39 tahun warga Perumahan Simpang Indah Blok F nomor 2, dalam menjalan penipuan bertindak sebagai dukun palsu.

Dalam aksinya, Dewi telah melakukan 9 kali aksi penipuan. Berdasarkan laporan polisi di beberapa polsek, pelaku memperdayai korban ES warga Sei Panas yang juga merupakan mantan gurunya.

Kasat Reskrim Polres Barelang Ajun Komisaris Andri Kurniawan mengatakan, Dewi mengklaim bisa menyembuhkan anak ES yang kerap histeria dan diklaimnya kesurupan akibat diguna-guna.

"Dalam setiap aksinya, pelaku bersama tersangka satunya lagi yaitu Arnoldus Janssen Weoseke alias Yang, merupakan pasangan kumpul kebo. Mereka memeloroti harta benda korbannya. Mulai dari uang, mobil dan emas. Hingga barang korban dijual oleh Jansen dengan total kerugian hampir Rp 1,3 miliar," sebut Andri seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com, Selasa (16/10/2018).

Dewi sudah menjalankan aksi sekitar setahun terakhir. Kedua tersangka dijerat Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan.

"Ancaman hukuman maksimal dari jeratan pasal itu yakni, kurungan selama empat tahun penjara. Sejauh ini belum ada tersangka yang lain. Masih mereka saja," kata Andri.

Ia menuturkan, sementara ini yang sudah terkuak adalah pasangan itu menipu 13 orang korban.

Semua hasil penipuan tersebut digunakan untuk berfoya foya bersama Jansen, teman kumpul kebonya. Entah bagaimana ia bisa meyakinkan setiap korbannya. Kebanyakan mereka yang berobat ke Dewi mengakui sudah terkena guna-guna.

baca juga

Dengan keahliannya menipu, para korbannya percaya saja bahwa Dewi bisa mengobati hal itu. Padahal, semua itu hanya tipu muslihat dengan pura-pura memiliki ilmu supranatural yang nyatanya bohong.

Tercatat ada 9 laporan polisi yang melaporkan penipuan yang dilakukan oleh Dewi di beberapa Polsek yang ada di Batam.

Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul “Dukun Palsu di Batam Kuras Korbannya Hingga Rp 1,3 Miliar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukun Palsu Tipu Mantan Gurunya sampai Rp 1,3 Miliar

Dukun Palsu Tipu Mantan Gurunya sampai Rp 1,3 Miliar

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:51 WIB

Selain Kekasih, Sony Turut Pasarkan Perempuan Lain untuk Jadi PSK

Selain Kekasih, Sony Turut Pasarkan Perempuan Lain untuk Jadi PSK

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 10:09 WIB

Cabuli 10 Pasien, Dukun Palsu Ditangkap

Cabuli 10 Pasien, Dukun Palsu Ditangkap

News | Minggu, 22 April 2018 | 19:55 WIB

Lelaki Diduga Dukun Palsu Nyaris Dikeroyok Warga Tangerang

Lelaki Diduga Dukun Palsu Nyaris Dikeroyok Warga Tangerang

News | Senin, 16 April 2018 | 20:43 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×