Sandiaga Langkahi Makam Pendiri NU, Fadli Zon: Dampaknya Apa?

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 12 November 2018 | 15:24 WIB
Sandiaga Langkahi Makam Pendiri NU, Fadli Zon: Dampaknya Apa?
Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (12/11/2018). (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengomentari video viral Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno yang melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama Kiai Bisri Syansuri, saat berziarah ke kompleks Pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Menurut Fadli Zon, persoalan melangkahi makam itu tak penting untuk diangkat menjadi masalah politik.

Fadli mengakui  belum melihat video dengan durasi 14 detik itu.

"Saya belum lihat sih. Tapi saya kira itu teknis banget ya, Mungkin agak repot atau apa," kata Fadli Zondi Gedung Nusantara III DPR RI, Senin (12/11/2018).

Bagi Fadli, kalau berkutat dalam persoalan seperti itu, tak memberikan dampak apa pun kepada bangsa.

Fadli malah mengatakan, seharusnya isu-isu yang harus diangkat selama masa kampanye Pilpres 2019 harus berhubungan dengan kepentingan masyarakat.

"Apa sih, masalah-masalah kayak begini dampaknya bagi bangsa? Saya kira masalah makam saja. Menurut saya, yang harus diangkat itu ekonomi seperti apa, hidup susah, harga meningkat. Tapi kalau masalah makam jadi pemberitaan agak bagaimana ya, saya kira agak kurang mendidik," pungkasnya.

Untuk diketahui, pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syahadah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Candra Malik mempertanyakan pengetahuan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno soal tata cara berziarah.

Pasalnya, Candra mendapati Sandiaga melangkahi salah satu makam tokoh Islam.

baca juga

Pertanyaan Candra dilontarkan seusai melihat video Sandiaga yang tengah berziarah di Denanyar, Jombang, Jawa Timur. Berusaha meyakini, Canda menanyakan langsung hal tersebut ke akun Twitter Sandiaga @sandiuno.

"Benarkah Anda, Saudara @sandiuno telah melangkahi Maqbarah Kiai Bisri Syansuri di Denanyar, Jombang ketika berziarah?" kata Candra dalam akun Twitternya @CandraMalik pada Jumat (9/11/2018).

Tak berhenti sampai di situ, Candra menjelaskan bahwa yang dilangkahi makamnya oleh Sandiga ialah salah satu tokoh Islam yang ikut mendirikan Nahdlatul Ulama.

"Mendiang adalah salah satu tokoh Islam yang ikut mendirikan Nahdlatul Ulama bersama Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kiai dan Ulama NU Jakarta Utara Dukung Jokowi - Maruf Amin

Kiai dan Ulama NU Jakarta Utara Dukung Jokowi - Maruf Amin

News | Senin, 12 November 2018 | 09:45 WIB

Langkahi Makam Pendiri NU, GP Ansor Desak Sandiaga Uno Minta Maaf

Langkahi Makam Pendiri NU, GP Ansor Desak Sandiaga Uno Minta Maaf

News | Minggu, 11 November 2018 | 15:57 WIB

Langkahi Makam Pendiri NU, GP Ansor: Sandiaga Uno Tak Beradab

Langkahi Makam Pendiri NU, GP Ansor: Sandiaga Uno Tak Beradab

News | Minggu, 11 November 2018 | 14:21 WIB

Sandiaga Langkahi Makam Ulama, Eva: Repot Kalau Mendadak Ustaz

Sandiaga Langkahi Makam Ulama, Eva: Repot Kalau Mendadak Ustaz

News | Sabtu, 10 November 2018 | 17:57 WIB

Terkini

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

×