Riset: Tanah di Jakarta Utara Turun 11 Cm Pertahun dari 2014 - 2018

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 Desember 2018 | 14:10 WIB
Riset: Tanah di Jakarta Utara Turun 11 Cm Pertahun dari 2014 - 2018
Bertahan hidup di tengah banjir rob, Penjaringan, Jakarta Utara (Suara.com/Peter Rotti)

Suara.com - Hasil penelitian Universitas Indonesia (UI) selama kurung waktu empat tahun terakhir sejak 2014 hingga 2018 menunjukkan permukaan tanah di daerah Jakarta Utara mengalami penurunan 11 cm pertahun. Pemerintah DKI Jakarta diminta waspada dan mengevaluasi mengevaluasi RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah) khususnya di wilayah Jakarta Utara.

Peneliti UI Syamsu Rosid mengatakan bahwa penelitian ini dilakukan dengan alat mikro gravitasi empat dimensi (4D) antara tahun 2014 dan 2018 terindikasi telah terjadi penurunan permukaan tanah hampir di semua kawasan di daerah Jakarta Utara.

"Laju penurunan rata-rata sekitar 11 cm per tahun", ungkap Syamsu, Senin (3/12/2018).

Fenomena penurunan permukaan tanah ini sangat mungkin disebabkan oleh eksploitasi air tanah yang berlebihan yang berdampak pada turunnya permukaan air tanah.

"Makin berkurangnya lahan hijau terbuka sebagai zona resapan air tanah permukaan dan pembangunan infrastruktur berbobot berat yang cukup intensif", kata Syamsu.

Dosen Program Studi Geofisika itu menjelaskan penurunan permukaan tanah juga bisa diakibatkan aktifitas manusia yang banyak mentriger munculnya getaran atau vibrasi pada permukaan tanah. Seperti truk-truk bertonase berat yang banyak berlalu lalang di wilayah Jakarta Utara.

Tak hanya itu tambah dia, penurunan permukaan tanah ini tentu saja dapat berdampak kepada stabilitas gedung-gedung dan bangunan infrastruktur yang ada di atasnya dan makin tingginya potensi untuk terjadinya banjir rob di daerah Jakarta Utara.

"Daratan yang semakin rendah dibandingkan permukaan air laut terutama saat terjadinya air pasang oleh adanya gaya tarik Bulan", tutup Syamsu Rosid.

Sebelumnya, penelitian tentang penurunan permukaan tanah di Jakarta ini telah dipublikasi pada Pertemuan Ilimiah Tahunan (PIT) HAGI ke 43 September 2018 di Semarang, Jawa Tengah.

Kontributor : Supriyadi

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanah Longsor di Pasar Rebo, Anies: Kondisinya Terkendali

Tanah Longsor di Pasar Rebo, Anies: Kondisinya Terkendali

News | Senin, 26 November 2018 | 21:17 WIB

Api Sempat Menyala Kembali di Pabrik Furnitur Jakarta Utara

Api Sempat Menyala Kembali di Pabrik Furnitur Jakarta Utara

News | Minggu, 18 November 2018 | 12:41 WIB

Awas Banjir Rob di Jakarta Utara Mulai Menghantui, Ini Lokasinya

Awas Banjir Rob di Jakarta Utara Mulai Menghantui, Ini Lokasinya

News | Senin, 12 November 2018 | 13:27 WIB

Anggaran Rekonstruksi Gempa Palu Terhadang Aturan Zona Merah

Anggaran Rekonstruksi Gempa Palu Terhadang Aturan Zona Merah

News | Selasa, 06 November 2018 | 17:26 WIB

2 Bandit Asal Lampung Kerap Sasar ATM di Jakarta Selama 3 Tahun

2 Bandit Asal Lampung Kerap Sasar ATM di Jakarta Selama 3 Tahun

News | Selasa, 06 November 2018 | 11:13 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×