Peluit yang 2 Bulan Nyangkut di Paru-paru Asep Berhasil Dikeluarkan

Reza Gunadha

Kamis, 20 Desember 2018 | 13:25 WIB
Peluit yang 2 Bulan Nyangkut di Paru-paru Asep Berhasil Dikeluarkan
Satu peluit sudah dua bulan terakhir tersangkut di paru-paru Asep Yaya, bocah berusia 9 tahun warga Kampung Cimalang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. [Suara.com/Hendri Barnabas]

Suara.com - Peluit yang tersangkut dalam paru-paru bocah bernama Asep Yaya (9) sejak dua bulan terakhir, akhirnya bisa dikeluarkan oleh tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/12/2018).

Agar bisa dikeluarkan, bocah asal Kampung Cimalang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat tersebut menjalankan prosedur endoskopi.

Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL RSHS dr Lina Lasminingrum, Sp.THT-KL (K) mengatakan, pengambilan peluit dari paru-paru Asep Yaya melalui proses endoskopi sukses dilakukan.

"Endoskopi dilakukan selama satu jam. Naik meja operasi jam 08.00 WIB, dapat laporan pukul 09.00 WIB. Tidak ada pembedahan ya, tapi peluit diambil melalui proses endoskopi," kata dr Lina ketika ditemui di RSHS Bandung.

Untuk diketahui, endoskopi adalah prosedur memasukkan alat yang dilengkapi serat optik dan teknologi video untuk menginspeksi tubuh bagian dalam.

Alat tersebut dimasukkan ke dalam saluran pernapasan Asep, kemudian peluit berhasil diambil.

Sebelumnya diberitakan, Asep tiba di RSHS pada Rabu (19/12/2018) siang. Sebelum dilakukan tindakan, Asep Yaya terlebih dahulu diperiksa di laboratorium, kemudian ia juga langsung dirontgen.

Lina mengatakan, saluran pernapasan Asep Yahya mengeluarkan bunyi akibat peluit tersangkut di paru-paru.

"Posisi peluit di percabangan utama bronkus kiri. Tidak terlihat pada hasil rontgen, tapi karena ini peluit, jadi ada bunyinya. Bunyi memberi arahan pada kami untuk pengambilan.”

baca juga

Lina mengatakan, meski peluit masuk ke dalam saluran napas Asep Yahya, tak akan memberi dampak buruk untuk kesehatan.

Peluit yang dikeluarkan dari saluran pernapasan Asep Yaya, berhasil dikeluarkan melalui proses Endoskopi. [Suara.com/Hendri Barnabas]
Peluit yang dikeluarkan dari saluran pernapasan Asep Yaya, berhasil dikeluarkan melalui proses Endoskopi. [Suara.com/Hendri Barnabas]

Bahkan, kata Lina, kalau kondisinya sudah semakin membaik, Asep sudah boleh pulang pada hari Jumat (21/12).

Sebelumnya diberitakan, Asep Yaya tak sengaja menelan peluit ketika ia sedang bermain bersama sepupunya. Nahas, peluit itu bersarang di paru-parunya.

Meski ada peluit bersarang di paru-parunya, Asep Yaya masih sempat melakukan aktivitas seperti biasa.

Namun, ada hal yang janggal ketika Asep mulai menarik napas panjang, yakni terdengar suara seperti bunyi terompet saat ia berbicara.

Kontributor : Hendri Barnabas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Sengaja Telan Peluit, Dua Bulan Asep Yaya Bersuara seperti Terompet

Tak Sengaja Telan Peluit, Dua Bulan Asep Yaya Bersuara seperti Terompet

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 11:59 WIB

Aa Gym Sakit, Begini Kondisinya di Instagram Ustaz Yusuf Mansur

Aa Gym Sakit, Begini Kondisinya di Instagram Ustaz Yusuf Mansur

Entertainment | Kamis, 20 Desember 2018 | 10:17 WIB

Aksi Reuni 212 Jadi Magnet Para Pedagang Luar Jakarta

Aksi Reuni 212 Jadi Magnet Para Pedagang Luar Jakarta

News | Minggu, 02 Desember 2018 | 06:33 WIB

Jokowi Apel Danrem - Dandim di Bandung

Jokowi Apel Danrem - Dandim di Bandung

News | Senin, 26 November 2018 | 10:36 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×