Muslimat Deklarasikan Antihoaks di Harlah NU

Dythia Novianty

Minggu, 27 Januari 2019 | 10:35 WIB
Muslimat Deklarasikan Antihoaks di Harlah NU
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa di acara Harlah NU ke-73 di Jakarta, Minggu (27/1/2019). [NU]

Suara.com - Sekitar 100 ribu lebih warga Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) berdeklarasi antihoaks, fitnah dan ghibah saat perayaan Hari Lahir Muslinat NU ke-73 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Deklarasi dipimpin Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa. Deklarasi yang dinamakan Deklarasi Anti-Hoaks, Fitnah, dan Ghibah itu berisi empat poin itu diikuti ratusan ribu anggota Muslimat yang hadir di tempat tersebut.

Poin pertama, dari deklarasi ini menekankan pentingnya penolakan pada hoaks, fitnah, dan ghibah yang dapat memicu perpecahan dan perselisihan bangsa. Sementara poin kedua, menegaskan anggota Muslimat tidak akan membuat dan menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, fitnah, dan ghibah.

Adapun poin ketiga dari deklarasi ini adalah pentingnya membudayakan menyaring berita sebelum menyebar informasi yang diterima, sedangkan poin terakhir mengingatkan tentang perlunya berpikir positif untuk menguatkan ukhuwah dan persatuan bangsa.

Khofifah mengatakan, komitmen ini perlu dipegang mengigat nilai-nilai yang diusung NU berkenaan dengan corak Islam yang mengedepankan toleransi dan moderasi. Untuk membangun toleransi dan moderasi maka di Harlah kali ini kami deklarasikan warga Muslimat antihoaks kata Khofifah.

Pada Momen Harlah Muslimat yang menginjak usia 73 tahun, Khofifah juga mengingatkan potensi luar biasa yang dimiliki Muslimat sebagai organisasi perempuan yang punya kader berkualitas, berintegritas, dan komitmen yang luar biasa.

Acara ini pun dibuat sebagai bentuk syukur Muslimat pada Allah atas semua hal yang telah dialami oleh Muslimat NU. Kekuatan muslimat NU itu dari kemandiriannya, membangun dari ranting, cabang hingga wilayah, pusat, kata dia.

Di Harlah ke-73 ini, Muslimat NU mengusung tema Jaga Aswaja, Teguhkan Bangsa . Khofifah menilai, tema ini tak lepas dari nilai toleran dan moderat yang diusung NU tadi.

Menurut dia, Indonesia diberi rahmat sebagai bangsa yang beragam baik dari suku, bahasa, tradisi, hingga agama. Namun perbedaan ini hendaknya disikapi dengan bijak bukan malah menjadi bibit perpecahan antar anak bangsa.

baca juga

Toleransi dengan yang berbeda jadi bagian yang akan menjadikan kita berlomba-lomba menuju kebaikan dari yang satu kepada yang lain, ucap Khofifah. Dia juga menekankan perlunya memberikan ruang kebebasan berkespresi dan kebebasan berbicara, agar muncul rasa saling menghargai.

"Kita harus rangkul mereka ke pangkuan ibu pertiwi Indonesia," ucap dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hujan Tak Jadi Penghalang Muslimat Ikuti Harlah NU

Hujan Tak Jadi Penghalang Muslimat Ikuti Harlah NU

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 08:27 WIB

Banser Sebut 100.000 Muslimat Diperkirakan Bakal Hadiri Harlah NU

Banser Sebut 100.000 Muslimat Diperkirakan Bakal Hadiri Harlah NU

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 05:51 WIB

Sejak Dini Hari, Gelora Bung Karno Dipenuhi Ribuan Jemaah Muslimat NU

Sejak Dini Hari, Gelora Bung Karno Dipenuhi Ribuan Jemaah Muslimat NU

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 05:22 WIB

Biasa Berdebat di NU, Ma'ruf Amin Tak Ada Persiapan Khusus Jelang Debat

Biasa Berdebat di NU, Ma'ruf Amin Tak Ada Persiapan Khusus Jelang Debat

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 17:48 WIB

Ma'ruf Amin Akan Keluarkan Humor Khas NU Saat Debat Capres dan Cawapres

Ma'ruf Amin Akan Keluarkan Humor Khas NU Saat Debat Capres dan Cawapres

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 16:00 WIB

Ketum PBNU: Menjadi Penengah Adalah Pengabdian Para Kiai NU

Ketum PBNU: Menjadi Penengah Adalah Pengabdian Para Kiai NU

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 05:15 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×