Ini Perkembangan Kesehatan Penyidik KPK yang Dianiaya di Hotel Borobudur

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Selasa, 05 Februari 2019 | 18:09 WIB
Ini Perkembangan Kesehatan Penyidik KPK yang Dianiaya di Hotel Borobudur
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pimpinan KPK telah menjenguk dua penyidiknya yang mendapatkan penganiayaan di Hotel Borobudur, Jakarta beberapa waktu lalu. Kini Muhammad Gilang Wicaksono dan satu penyidik yang lain masih dirawat di rumah sakit di Jakarta.

"Pimpinan KPK kemarin menjenguk saudara Gilang yang menjadi korban pemukulan di Hotel Borobudur saat menjalankan tugas sebagai Pegawai KPK. Dia membutuhkan perawatan setelah tindakan operasi dilakukan untuk bagian hidung dan ada jahitan di sekitar mata kiri korban," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Selasa (5/2/2019).

Febri menerangkan, setelah Gilang menjalani operasi memerlukan istirahat untuk beberapa hari kedepan.

"Informasi terakhir yang diterima keluarga pasien dari pihak Rumah sakit, Gilang membutuhkan istirahat sekitar 4 sampai 5 hari," ujar Febri

Febri menerangkan, setiap pegawai yang mendapat penganiayaan atau serangan saat menjalankan tugas merupakan tanggungjawab KPK secara kelembagaan, baik medis, keamanan ataupun pendampingan hukum.

Lebih jauh Febri mengatakan, dari hasil visum rumah sakit nantinya akan menjadi pembuktian bahwa adanya penganiayaan terhadap pegawai KPK. Kemudian rekam medis termasuk operasi menjadikan bukti kuat untuk Polri nantinya dapat bergerak cepat dalam menuntaskan kasus penganiayaan.

"Bukti-bukti seperti ini kami yakini akan berbicara dengan sendirinya tentang kondisi Gilang. Untuk pertanyaan siapa yang melakukan penganiayaan, tentu akan lebih baik jika kita mempercayakan hal ini pada tim Polri yang sudah mulai bekerja," tutup Febri.

Sebelumnya Ketua DPRD Papua Yunus Yonda mengatakan pegawai pemerintah daerah (Pemda) Papua "menangkap basah" petugas KPK. Alasannya, petugas KPK membuntuti Gubernur Papua Lukas Enembe yang sedang melakukan rapat bersama Ketua DPRD Papua, anggota DPRD Papua Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Hotel Borobudur pada Sabtu (2/2/2019).

Petugas KPK bernama Muhammad Gilang W tersebut diketahui oleh Sekda Papua Hery Dosinaen yang melihatnya mengambil gambar Lukas Enembe.

baca juga

Selain itu, Hery juga melihat ada percakapan Whatsapp di telepon saluler terkait kegiatan Lukas Enembe mengikuti rapat evaluasi bersama tim badan anggaran eksekutif, legislatif, dan Kemenerian Dalam Negeri itu. Rapat itu, katanya, bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap APBD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kantongi Hasil Visum, KPK Bakal Ungkap Penganiaya Dua Penyelidik

Kantongi Hasil Visum, KPK Bakal Ungkap Penganiaya Dua Penyelidik

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 16:25 WIB

Polisi Akan Periksa Saksi Kasus Penyerangan Terhadap Pegawai KPK Besok

Polisi Akan Periksa Saksi Kasus Penyerangan Terhadap Pegawai KPK Besok

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 14:53 WIB

4 Fakta yang Terungkap soal Pengeroyokan 2 Penyidik KPK

4 Fakta yang Terungkap soal Pengeroyokan 2 Penyidik KPK

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 14:51 WIB

Dipukul saat Bertugas, Pegawai KPK Alami Memar dan Luka Sobek di Wajah

Dipukul saat Bertugas, Pegawai KPK Alami Memar dan Luka Sobek di Wajah

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 09:35 WIB

Detik-detik 2 Penyidik KPK Dianiaya Hingga Babak Belur

Detik-detik 2 Penyidik KPK Dianiaya Hingga Babak Belur

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 07:23 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×