Fakta Baru, Pembakar Motor Misterius Pakai Batang Korek Api Saat Beraksi

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 16 Februari 2019 | 18:31 WIB
Fakta Baru, Pembakar Motor Misterius Pakai Batang Korek Api Saat Beraksi
Dua sepeda motor warga dibakar pelaku misterius. (Suara.com/Adam Lyasa)

Suara.com - Polisi menemukan jejak yang ditinggalkan pelaku misterius yang membakar dua sepeda motor milik warga di di Jalan Prambanan Timur IV RT 04 RW 11 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (16/2/2019) pagi. Dari olah tempat kejadian, polisi menemukan bekas batang korek api yang diduga dipakai pelaku untuk membakar kendaraan.

"Ditemukan sekitar sepeda motor batang korek api, tapi jumlahnya cukup banyak bukan hanya satu, dua," kata Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Abioso Seno Aji di lokasi.

Abioso menyebut, jika pelaku pembakaran diduga melemparkan berkali-kali batang korek api tersebut. Lemparan itu bisa dari jarak dekat atau jauh karena pintu pagar tidak terkunci.

"Mungkin dilempar berkali kali karena cukup banyak batang korek sisa disitu. Pintu pagar juga tidak terkunci, sudah dibuka saat subuh dan malam kembali dikunci," katanya.

Dia pun memastikan, aksi pembakaran itu tak menggunakan bensin dan kain yang biasanya dipakai oleh aksi teror pembakaran sebelumnya.

"Tidak ditemukan baik botol plastik, sisa kain. Karena sudah dilakukan penyisiran Labfor dan Tim Inafis disekitar lokasi," terangnya.

Polrestabes saat ini berusaha mencari pelaku pembakaran misterius yang dilakukan diwaktu tak lazim tersebut. Lantaran di TKP tidak ada kamera CCTV, pihaknya akan mencari bukti CCTV disekitar lingkungan perumahan tersebut.

"Ini masih kami dalami karena kejadiannya di waktu yang sebetulnya tidak lazim tapi yang pasti ini memang dibakar. Cuman siapa yang membakar ini sedang kami upayakan mencari dari beberapa CCTV di sekitar perumahan ini," terangnya.

Abioso juga menyatakan jika aksi pembakaran dua motor itu belum bisa dikaitkan dengan aksi pembakaran misterius kendaraan lainnya yang pernah terjadi saat ini.

baca juga

Teror pembakaran misterius motor itu terjadi Sabtu (16/2/2019) pukul 09.50 WIB, menimpa dua kendaran jenis Honda Vario dan Honda Mega Pro yang meludeskan bagian jok, body samping, spakbord depan dan knalpot.

Aksi teror di pagi hari itu sontak membuat kaget warga komplek perumahan yang berada pas dibelakang Kantor Kelurahan Kalipancur. Dua motor terbakar itu milik penghuni rumah indekost milik Haji Surat, yang terparkir di halaman dalam rumah.

Terbakarnya misterius dua motor itu cukup membuat heran warga, selain pagi hari, dua akses pintu masuk komplek pun dijaga sekuriti cukup ketat. Bahkan lokasi kejadian berada di depan warung makan yang ramai.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Muda, Mahasiswi di Batam Nyambi Jadi Mucikari

Masih Muda, Mahasiswi di Batam Nyambi Jadi Mucikari

News | Sabtu, 16 Februari 2019 | 18:14 WIB

Pelakunya Makin Nekat, Dua Motor Warga di Semarang Dibakar Pagi Hari

Pelakunya Makin Nekat, Dua Motor Warga di Semarang Dibakar Pagi Hari

News | Sabtu, 16 Februari 2019 | 17:56 WIB

Polisi Tetapkan 17 Santri Tersangka Penganiayaan di Pesantren

Polisi Tetapkan 17 Santri Tersangka Penganiayaan di Pesantren

News | Sabtu, 16 Februari 2019 | 16:23 WIB

Cabuli Bocah di Teras Tetangga, Kakek SBS Kepergok Pemilik Rumah

Cabuli Bocah di Teras Tetangga, Kakek SBS Kepergok Pemilik Rumah

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 11:35 WIB

Sepupu Jadi Makelar, Tiga Emak-emak Nyambi Jadi PSK di Warung

Sepupu Jadi Makelar, Tiga Emak-emak Nyambi Jadi PSK di Warung

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 10:08 WIB

Terkini

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

×