Soal Laka Tol Bupati Demak, Jasa Marga Minta Kendaraan Harus Laik Jalan

Chandra Iswinarno

Senin, 04 Maret 2019 | 15:41 WIB
Soal Laka Tol Bupati Demak, Jasa Marga Minta Kendaraan Harus Laik Jalan
Kondisi mobil yang ditumpangi Bupati Demak, Muh Natsir usai kecelakaan di jalur tol Batang, Minggu (3/3/2019) dini hari. (Foto: Istimewa/Adam Iyasa)

Suara.com - Suara.com - Menyusul terjadinya kecelakaan mobil di jalan tol Trans Jawa yang ditumpangi Bupati Demak dengan truk tronton di ruas tol Kandeman Batang KM 349 pada Minggu (3/3/2019), PT Jasa Marga (Persero) Tbk berharap pengguna jalan tol mengecek kesiapan kendaran sebelum melaju di jalan bebas hambatan.

AVP Corporate Communications PT Jasa Marga, Irra Susiyanti mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan.

"Kendaraan yang tidak layak operasi akan berakibat fatal dalam perjalanan dan merugikan pengguna jalan lainnya, seperti kasus pecah ban yang banyak ditemui atau lampu yang tidak berfungsi dalam kejadian ini," kata Irra Susiyanti, dalam rilisnya, Senin (4/3/2019).

Khusus kepada pengusaha logistik, PT Jasa Marga mengingatkan aturan kendaran tidak menyalahi Over Dimension Over Load (ODOL). Terutama bagi truk agar menjadi faktor penunjang kelancaran dan keselamatan.

"Kendaraan yang ODOL itu tentunya sering mengalami gangguan, seperti pecah ban, patah baut roda, bahkan patah as roda sehingga menjadi hambatan di jalan," katanya.

Menurutnya, kendaraan ODOL tidak mempunyai akselerasi dan daya pengereman yang baik. Dampaknya adalah meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan di jalan, tabrak depan, maupun tabrak belakang.

Terkait kecelakaan di ruas KM 346 Tol Batang, dia juga mengimbau jika pengendara dalam keadaan lelah atau mengantuk bisa memanfaatkan rest area untuk beristirahat. Terutama bagi yang menempuh perjalan panjang di Tol Trans Jawa.

"Dugaan dari Kepolisian, kecelakaan ini tidak bisa dihindari akibat dua faktor, baik dari sisi kendaraan maupun pengemudi, yaitu kendaraan truk tidak memiliki lampu bagian belakang, serta pengemudi Innova yang diduga mengantuk sehingga tidak bisa mengantisipasi keberadaan truk di depannya," paparnya.

Lantaran kelalaian tersebut, pada Minggu dini hari Innova menabrak bagian belakang truk di KM 349 Tol Batang. Pada saat yang sama, namun sopir truk tidak mengetahui jika bagian belakangnya ditabrak kendaraan lain, dan tetap melaju.

baca juga

Akibat kecelakaan tersebut, dilaporkan satu orang meninggal dunia, yaitu ajudan Bupati Demak atas nama Febri Dien T, warga Pasuruan.

Sementara itu, Bupati Demak M Natsir dilaporkan dalam kondisi luka ringan. Dua korban lainnya juga mengalami luka-luka yaitu ajudan Bupati Demak Wijaya dan pengemudi Innova Ali Ashari.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Demak Kecelakaan, Kelingking dan Tulang Pinggul Terluka

Bupati Demak Kecelakaan, Kelingking dan Tulang Pinggul Terluka

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 17:32 WIB

Bupati Demak Kecelakaan, Polisi Tangkap Sopir Truk Tronton

Bupati Demak Kecelakaan, Polisi Tangkap Sopir Truk Tronton

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 15:05 WIB

Makin Banyak Orang Kredit Mobil karena Ada Tol Trans Jawa Proyek Jokowi

Makin Banyak Orang Kredit Mobil karena Ada Tol Trans Jawa Proyek Jokowi

Bisnis | Minggu, 03 Maret 2019 | 13:21 WIB

Kecelakaan Bupati Demak Tewaskan Ajudan, Begini Kronologinya

Kecelakaan Bupati Demak Tewaskan Ajudan, Begini Kronologinya

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 12:38 WIB

Bupati Demak Kecelakaan, Mobil Ringsek, Ajudan Tewas

Bupati Demak Kecelakaan, Mobil Ringsek, Ajudan Tewas

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 12:21 WIB

Terkini

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:27 WIB

Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia

Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:25 WIB

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:20 WIB

Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya

Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:20 WIB

4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai

4 Tips Menyimpan Sepeda Lipat agar Awet, Bebas Karat, dan Tetap Nyaman Dikendarai

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:19 WIB

Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit

Tarif Naturalisasi Rp75 Juta, Pakar Minta Pemerintah Tak Jadikan Kewarganegaraan Hak Orang Berduit

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:14 WIB

Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK

Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:14 WIB

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:11 WIB

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:10 WIB

Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG

Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:07 WIB

×