AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran

Bangun Santoso

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:10 WIB
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. /ANTARA/Anadolu/py.
baca 10 detik
  • Serangan udara diduga dilakukan oleh militer AS terhadap Sekolah Dasar Minab, Iran, menyebabkan kematian 168 orang.
  • Presiden Trump menolak tanggung jawab dan justru menyalahkan kebijakan provokatif pemerintah Iran atas eskalasi tersebut.
  • Iran membantah tuduhan Trump, menyebutnya upaya menutupi kejahatan perang, dan menuntut pertanggungjawaban internasional atas korban sipil.

Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah muncul laporan mengenai serangan udara yang diduga dilakukan oleh militer Amerika Serikat (AS) terhadap sebuah sekolah dasar di Minab, Iran.

Merujuk laporan terbaru Reuters, insiden mematikan ini dilaporkan telah merenggut nyawa sedikitnya 168 orang, yang mayoritas di antaranya adalah anak-anak sekolah dan tenaga pendidik.

Tragedi ini memicu gelombang kecaman internasional, namun respons dari Washington, khususnya dari Donald Trump, justru menambah bensin ke dalam api perselisihan.

Laporan dari lapangan menggambarkan kondisi yang sangat memprihatinkan di lokasi kejadian. Bangunan Sekolah Dasar Minab hancur lebur akibat hantaman proyektil yang diduga kuat berasal dari aset militer Amerika Serikat yang beroperasi di kawasan tersebut.

Tim penyelamat dan warga lokal bekerja keras di antara puing-puing bangunan untuk mengevakuasi jenazah para korban.

Angka 168 kematian menjadikannya salah satu insiden dengan korban jiwa sipil terbesar dalam sejarah gesekan militer antara kedua negara dalam beberapa dekade terakhir.

Donald Trump, dalam pernyataan resminya, memberikan tanggapan yang mengejutkan publik dunia.

Alih-alih memberikan pernyataan bela sungkawa atau menjanjikan investigasi menyeluruh atas dugaan salah sasaran tersebut, Trump justru melontarkan tuduhan balik kepada pemerintah Iran.

Trump bersikeras bahwa eskalasi yang terjadi adalah akibat dari kebijakan Teheran sendiri.

baca juga

"Teheran memikul tanggung jawab penuh atas situasi ini karena terus memprovokasi dan membahayakan rakyatnya sendiri demi agenda politik mereka," ujar Trump dalam menanggapi laporan serangan tersebut.

Trump berargumen bahwa kehadiran militer Iran di sekitar fasilitas sipil atau tindakan provokatif Iranlah yang memicu terjadinya insiden bersenjata tersebut.

Pemerintah Iran melalui kementerian luar negerinya segera membantah klaim Trump dan menyebutnya sebagai upaya untuk menutupi kejahatan perang.

Teheran menegaskan bahwa sekolah tersebut murni fasilitas pendidikan dan tidak ada aktivitas militer di sekitarnya saat serangan terjadi.

Mereka menuntut pertanggungjawaban internasional atas kematian 168 warga sipil yang tidak berdosa tersebut.

Dunia internasional kini menyoroti bagaimana AS akan membuktikan klaim mereka atau apakah akan ada investigasi independen yang dilakukan oleh badan-badan dunia seperti PBB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1

Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:48 WIB

Radar THAAD di Yordania Hancur, Kerugian AS Tembus Rp 33,8 Triliun

Radar THAAD di Yordania Hancur, Kerugian AS Tembus Rp 33,8 Triliun

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:25 WIB

Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak

Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:01 WIB

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:22 WIB

Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran

Krisis Ekologi yang Terabaikan di Balik Rudal Perang AS-Israel dan Iran

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:50 WIB

Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz

Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 04:38 WIB

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar

Bola | Minggu, 08 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×