TKN: Penangkapan Andi Arief Bukti Keseriusan Jokowi Berantas Narkoba

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 04 Maret 2019 | 18:43 WIB
TKN: Penangkapan Andi Arief Bukti Keseriusan Jokowi Berantas Narkoba
Andi Arief ditangkap polisi karena narkoba. (istimewa)

Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf mengaku prihatin setelah Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief ditangkap polisi terkait kasus narkoba. Kejadian tersebut diharapkan jadi pembelajaran politisi lainnya untuk menjauhi barang haram tersebut.

"Pertama tentu kita sangat prihatin atas apa yang terjadi. Ini bentuk keseriusan memberantas narkoba dalam pemerintahan Jokowi," ujar Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily di Posko Cemara, Menteng Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

Ace menganggap tindakan Kepolisian yang berhasil menangkap Andi Arief bukan kegagalan pemerintah dalam mencegah peredaran narkoba, melainkan bukti keseriusan dalam memberantas narkoba.

"Ini bentuk keseriusan memberantas narkoba dalam pemerintahan Jokowi. Buktinya seorang Andi Arief pun ditangkap kalau memang menggunakan narkoba yang tidak sesuai peruntukannya," kata Ace.

Andi Arief adalah politisi dari Partai Demokrat yang sering memberikan pernyataan kontroversi di media sosial. Berbagai pernyataannya kerap berkaitan dengan Pemilu 2019 dan menyudutkan TKN.

Ace mengatakan tuduhan yang salah kepada TKN semakin terbuka dan sisanya masyarakat yang menilai.

"Biar masyarakat yang menilai. Semakin hari masyarakat semakin cerdas. Tuduhan yang tidak perlu kepada kami semakin hari terlihat. Kita kembalikan ke masyarakat," kata dia.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono menganggap penangkapan Andi Arief terkait kasus narkoba karena kegagalan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Arief menilai Jokowi gagal memberantas narkoba.

"Andi Arief cuma jadi korban kegagalan Pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia," kata Arief dalam keterangan tertulisnya.

baca juga

Arief menuding jumlah pengguna narkoba di bawah pemerintahan Jokowi meningkat. Terkait itu pendukung Prabowo - Sandiaga itu menilai hal tersebut mengancam generasi muda Indonesia.

"Peredaran narkoba sendiri bukannya makin menurun malah makin banyak di era Joko Widodo dan makin mengancam generasi Indonesia," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Andi Arief Hanya Korban

Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Andi Arief Hanya Korban

News | Senin, 04 Maret 2019 | 17:21 WIB

Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra Minta Andi Arief Direhabilitasi

Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra Minta Andi Arief Direhabilitasi

News | Senin, 04 Maret 2019 | 17:11 WIB

Tim Puslabfor Masih Telisik Jejak Sabu Andi Arief di Hotel Peninsula

Tim Puslabfor Masih Telisik Jejak Sabu Andi Arief di Hotel Peninsula

News | Senin, 04 Maret 2019 | 16:54 WIB

Andi Arief Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Korban Kegagalan Rezim Jokowi

Andi Arief Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Korban Kegagalan Rezim Jokowi

News | Senin, 04 Maret 2019 | 16:53 WIB

Guntur Romli ke Andi Arief: dari Jenderal Kardus Hingga Sel Penuh Kardus

Guntur Romli ke Andi Arief: dari Jenderal Kardus Hingga Sel Penuh Kardus

News | Senin, 04 Maret 2019 | 16:47 WIB

Terkini

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:27 WIB

×