Diduga Lakukan Pembalakan Liar, Warga Diserang Harimau Sumatera

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 05 Maret 2019 | 10:55 WIB
Diduga Lakukan Pembalakan Liar, Warga Diserang Harimau Sumatera
Seorang Warga Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau diserang harimau sumatera ketika sedang menebang pohon. (Antara)

Suara.com - Seorang Warga Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau diserang harimau sumatera ketika sedang menebang pohon. Warga bernama Mardian itu diduga melakukan pembalakan liar di hutan yang menjadi habitat asli satwa belang tersebut.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono mengatakan lokasi penyerangan harimau di hutan produksi Lansekap Kerumutan cukup jauh dari lokasi permukiman warga.

“Dari semua itu bisa ditarik kesimpulan, kejadian berada di kawasan hutan, setidaknya kawasan hutan produksi yang merupakan masih Lansekap Kerumutan. Bisa dipastikan di situ habitat harimau,” kata Suharyono seperti dilansir Antara, Selasa (5/3/2019).

Suharyono menjelakan, lokasi warga diserang harimau jaraknya sangat jauh untuk dijangkau Tim BBKSDA Riau. Tim, kata dia, harus tiga kali berganti moda transportasi mulai dari mobil, sepeda motor, dan kapal kayu atau sebutan lokalnya kepompong.

Perjalanan dengan kepompong juga hanya bisa mencapai daerah Parit Simpang Gaung 3, selanjutnya berjalan kaki yang diperkirakan jaraknya 15 kilometer ke tempat kejadian. Bahkan, pada pagi ini tim tersebut juga tidak bisa dihubungi, diduga karena tidak ada jaringan telekomunikasi di lokasi itu.

“Aku nggak berani pada yang bersangkutan memvonis pelaku atau korban sebagai pelaku 'illegal logging' atau 'illegal logger', tapi saya selaku Kepala Balai KSDA Riau prihatin dengan adanya korban seperti itu, dan mengimbau kepada masyarakat jangan melakukan kegiatan yang jauh dari tempat tingglnya, bahkan misalnya dia sendiri dan masyarakat tahu itu tempatnya berkeliaran harimau,” katanya.

Tim BBKSDA Riau kemudian melakukan penyisiran harimau di lokasi kejadian dan melakukan sosialisasi kepada warga desa terdekat terkait dengan satwa dilindungi itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Sungai Rawa, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Mardian, diserang seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat sedang mencari kayu di hutan pada Sabtu (2/3).

Pria berusia 31 tahun itu mengalami luka cukup parah, terutama bagian kepala dan punggung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBKSDA Riau Kerahkan Sniper Memburu Harimau Penyerang Warga

BBKSDA Riau Kerahkan Sniper Memburu Harimau Penyerang Warga

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 16:33 WIB

Cerita Warga Riau Lolos dari Maut Usai Bergelut dengan Harimau

Cerita Warga Riau Lolos dari Maut Usai Bergelut dengan Harimau

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 06:23 WIB

Pembunuh Harimau Sumatera Divonis 3 Tahun Penjara

Pembunuh Harimau Sumatera Divonis 3 Tahun Penjara

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 14:15 WIB

Cerita Warga Riau Panas Dingin Lihat Induk dan Anak Harimau di Kebun Karet

Cerita Warga Riau Panas Dingin Lihat Induk dan Anak Harimau di Kebun Karet

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 16:21 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×