Serahkan Ribuan KIP untuk Pelajar, Jokowi: Ketahun Beli Pulsa Kartu Dicabut

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 06 Maret 2019 | 17:18 WIB
Serahkan Ribuan KIP untuk Pelajar, Jokowi: Ketahun Beli Pulsa Kartu Dicabut
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sebanyak 3.300 Kartu Indonesia Pintar (KIP). (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sebanyak 3.300 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada para pelajar SD, SMP, SMA/SMK di SLB Negeri Pembina, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019). Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan 10 siswa.

Dalam sambutannya Jokowi berpesan pada pelajar yang menerima bantuan agar bisa digunakan untuk keperluan sekolah dan pendidikan. Kepala Negara melarang keras bantuan tersebut digunakan untuk membeli pulsa atau kebutuhan konsumtif.

"Yang penting dana di kartu ini digunakan sebaiknya berkaitan sekolah dan pendidikan. Ini janji ya, kalau untuk hal lain kartu dicabut. Untuk beli buku sekolah, seragam, sepatu, tas, boleh," ujar Jokowi.

Untuk diketahui, dana KIP yang diberikan untuk siswa SD sebesar Rp 450 ribu, kemudian untuk siswa SMP Rp 750 ribu, dan siswa SMA/SMK sebesar Rp 1,5 juta.

Jokowi menegaskan pemerintah akan langsung mencabut kartu berisi bantuan pendidikan jika kedapatan digunakan untuk membeli pulsa.

"Untuk pulsa boleh ? Untuk beli pulsa tidak boleh. Kalau untuk beli pulsa kartu dicabut," ucap Jokowi.

Selain itu Jokowi menerangkan, kedepan pemerintah akan mengeluarkan KIP untuk Kuliah.

"Anak-anak ku saya beritahu ya, nanti ini kan Kartu Indonesia Pintar hanya untuk SD, SMP, SMA, SMK, nanti ke depan kami akan ada lagi KIP untuk kuliah. Anak-anak mau kuliah pakai KIP kuliah, harus belajar rajin biar kuliah, harus berprestasi punya semangat belajar yang baik," kata Jokowi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menambahkan, pelajar yang mendapat KIP sudah bisa mengambil dana untuk keperluan sekolah. Mereka bisa langsung mengambil melalui bank mitra Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, BNI dan BRI.

baca juga

"Hari ini juga anak-anak bisa mengambil dana yang sudah disediakan oleh bank-bank mitra Kemendikbud," ucap Muhadjir.

Muhadjir menyebut penerima KIP tahun 2019 untuk SD, SMP, SMA/SMK di DKI Jakarta sebanyak 31.299 siswa. Adapun nilai bantuan sebesar Rp 4,1 triliun.

"Ini termasuk provinsi penerima KIP terbesar untuk seluruh Indonesia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Kumpulkan Menteri Kabinet Kerja Bahas RKP 2020

Jokowi Kumpulkan Menteri Kabinet Kerja Bahas RKP 2020

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2019 | 16:03 WIB

Habib Novel Sebut FPI Solid Dukung Prabowo, Tak Seperti NU yang Terpecah

Habib Novel Sebut FPI Solid Dukung Prabowo, Tak Seperti NU yang Terpecah

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 15:14 WIB

Aktivis Perempuan Ini Minta Jokowi Bangun Rumah Aman di Papua

Aktivis Perempuan Ini Minta Jokowi Bangun Rumah Aman di Papua

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 13:45 WIB

Ini Alasan Arief Poyuono Salahkan Jokowi di Kasus Andi Arief

Ini Alasan Arief Poyuono Salahkan Jokowi di Kasus Andi Arief

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 13:09 WIB

Undang Perempuan Arus Bawah, Jokowi Cerita Pernah Jadi Korban Gusuran

Undang Perempuan Arus Bawah, Jokowi Cerita Pernah Jadi Korban Gusuran

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 12:10 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×