Alasan Prabowo Maju Jadi Capres: Ingin Ubah Kondisi Rakyat Indonesia

M. Reza Sulaiman, Ummi Hadyah Saleh

Minggu, 10 Maret 2019 | 05:11 WIB
Alasan Prabowo Maju Jadi Capres: Ingin Ubah Kondisi Rakyat Indonesia
Prabowo Subianto di Bandung, Jawa Barat. [dok.BPN Prabowo - Sandiaga]

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut ada alasan mengapa ia kembali mencalonkan diri sebagai presiden di Pemilu 2019.

Salah satunya, keinginan rakyat Indonesia saat ini untuk perbaikan kehidupan yang lebih baik.

Kata Prabowo, rakyat Indonesia sudah memahami kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini.

"Saya merasakan bahwa rakyat Indonesia sekarang menginginkan perbaikan kehidupan. Saya mengerti bahwa rakyat Indonesia sudah mengerti, sudah paham apa yang sedang terjadi di negara kita," ujar Prabowo saat menyapa warga Tasik di GOR Gelora Sukapura, Tasikmalaya, Sabtu (9/3/2019).

Ketua Umum Partai Gerindra itu pun kemudian membeberkan alasan dirinya menerima mandat sebagai capres.

Prabowo mengatakan alasan dirinya dan Sandiaga Uno menerima mandat menjadi capres-cawapres, lantaran ingin mengubah keadaan Indonesia saat ini.

"Kami menerima penetapan sebagai calon presiden dan cawapres untuk masalah di 2019-2024. Mengapa kami mau menerima penugasan itu? Kami menerima penugasan itu karena kami ingin bekerja dengan sepenuh mandat kami untuk merubah keadaan republik ini," ucap Prabowo.

Tak hanya itu, Prabowo mengungkapkan dirinya sudah bertahun-tahun berkeliling Indonesia.

Bahkan dirinya sudah menulis buku yakni Paradoks Indonesia dan Indonesia Menang.

baca juga

Buku tersebut kata Prabowo bertujuan untuk mengingatkan para elit bangsa terkait dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini yang sedang tidak baik, hutang yang kian bertambah. serta perekonomian masyarakat yang semakin sulit.

"Saya sudah bertahun-tahun saya keliling, saya sudah menulis beberapa buku paradoks Indonesia dan Indonesia menang. Di situ saya mengunggah dan membangkitkan rakyat Indonesia rakyat Indonesia pertama-tama menyadarkan bangsa ini," tutur Prabowo.

"Saya ingin menyadarkan dan menggugah elit bangsa. Apa itu elit? Elit itu unsur pimpinan Indonesia yang orang-orang terpintar, para profesional, para guru besar, para pemimpin perusahaan, wartawan, para politisi, para ketua partai, saya meyakinkan mereka suatu perkembangan bangsa yang perkembangannya sendiri membuat rakyat kita tidak akan sejahtera. Sistem perekonomian kita sekarang itu salah arah," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Emak-Emak Tasikmalaya Paling Keras Genggam Tangan Saya

Prabowo: Emak-Emak Tasikmalaya Paling Keras Genggam Tangan Saya

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 21:23 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Jenius, Umur 12 Tahun Sudah Dapat Beasiswa Kuliah di AS?

CEK FAKTA: Prabowo Jenius, Umur 12 Tahun Sudah Dapat Beasiswa Kuliah di AS?

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 17:11 WIB

Ma'ruf Amin Sebut Prabowo - Sandiaga Panik dan Sudah Kalah di Jabar

Ma'ruf Amin Sebut Prabowo - Sandiaga Panik dan Sudah Kalah di Jabar

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 15:51 WIB

Buka Baju Saat Sapa Pendukung, Prabowo: Terbawa Suasana Semangat

Buka Baju Saat Sapa Pendukung, Prabowo: Terbawa Suasana Semangat

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 13:06 WIB

Prabowo Ceritakan Si Badu Kelola Sawit dan Simpan Hartanya di Luar Negeri

Prabowo Ceritakan Si Badu Kelola Sawit dan Simpan Hartanya di Luar Negeri

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 06:49 WIB

Terkini

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:10 WIB

×