Terbentur Saat KA 1722 Anjlok, Masinis Yakub Agung Alami Trauma

RR Ukirsari Manggalani, Novian Ardiansyah

Minggu, 10 Maret 2019 | 21:28 WIB
Terbentur Saat KA 1722 Anjlok, Masinis Yakub Agung Alami Trauma
Sejumlah petugas masih berupaya mengevakuasi KRL yang anjlok di daerah Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019) malam. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), Eva Chairunisa mengatakan Yakub Agung (31) masinis KA 1722 mengalami trauma. Yakub Agung juga menderita luka akibat benturan ringan saat kereta yang dikendarainya anjlok di perlintasan daerah Kebon Pedes, Bogor.

Eva Chairunisa berujar, untuk kesehatan fisiik Yakub Agung hingga kini masih dalam pemeriksaan oleh dokter.

Dirut PT KAI Edi Sukmoro menjenguk Masinis KA 1722 Yakub Agung di RS Salak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). [Suara.com/Rambiga]
Dirut PT KAI Edi Sukmoro menjenguk Masinis KA 1722 Yakub Agung di RS Salak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). [Suara.com/Rambiga]

"Untuk masinis kalau yang kami lihat secara fisik, dia tidak mengalami luka yang terlalu banyak, artinya benar-benar luka ringan, hanya saja mungkin masih trauma, ya kira-kira seperti itu. Dia tidak mengalami benturan yang kuat, kondisi sekarang lebih ke trauma dan sekarang masih diobservasi dan dari crew KAI," ujar Eva Chairunisa di Kebon Pedes, Minggu (10/3/2019).

Lebih jauh, Eva Chairunisa mengatakan, untuk saat ini Yakub Agung masih belum bisa menceritakan kronologis detik-detik KA 1722 anjlok. PT KCI hingga kini pun belum bisa memastikan penyebab peristiwa nahas itu.

"Belum, belum. nanti akan diceritakan pada saat proses-proses investigasi dilakukan. Kalau kami yang ada di lapangan, fokus dari sarana parasarana, fokus kepada evakuasi serta normalkan kembali sehingga Senin pagi bisa dioperasikan kembali," kata Eva Chairunisa.

Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro menyebut bahwa Yakub Agung, masinis yang mengalami luka akibat anjloknya KRL di daerah Kebon Pedes, Kota Bogor sudah bekerja selama sembilan tahun.

"Masinisnya masih muda. Namun dia sudah bergabung KAI sejak 2009 jadi dengan kami sudah 9 - 10 tahun," kata Edi Sukmoro, di RS Salak Bogor, Minggu (10/3/2019).

Edi Sukmoro menambahkan, kondisi kesehatan Yakub Agung sudah mulai membaik. Namun, sang masinis itu belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut terkait anjloknya kereta karena masih dalam kondisi trauma.

baca juga

"Masinis nggak ada masalah, bisa komunikasi. Mungkin butuh waktu untuk penanganan dari dokter untuk atasi shock-nya. Saya tidak banyak pertanyaan, hanya menanyakan berapa lama gabung," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat KRL Anjlok, Ojol Banyak Terima Order Arah Bogor sampai Citayam

Akibat KRL Anjlok, Ojol Banyak Terima Order Arah Bogor sampai Citayam

Otomotif | Minggu, 10 Maret 2019 | 19:30 WIB

KCI: Biaya Pengobatan Korban KRL Anjlok Ditanggung Asuransi

KCI: Biaya Pengobatan Korban KRL Anjlok Ditanggung Asuransi

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 19:21 WIB

Dirut PT KAI: Masinis Yakub Bergabung Sejak 2009

Dirut PT KAI: Masinis Yakub Bergabung Sejak 2009

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 19:11 WIB

Terkini

Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal

Bukan Begal! Viral Video Penangkapan di Bandar Lampung Ternyata Kasus Kotak Amal

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:05 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:04 WIB

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×