Bom Sibolga, Petugas Minta Bantuan Ustaz Negosiasi Dengan Terduga Teroris

Chandra Iswinarno

Selasa, 12 Maret 2019 | 19:07 WIB
Bom Sibolga, Petugas Minta Bantuan Ustaz Negosiasi Dengan Terduga Teroris
Petugas berjaga-jaga di sekitar lokasi ledakan bom di Kota Sibolga, Sumatera Utara. [Medan Headlines]

Suara.com - Satu rumah yang dikepung Detasemen Khusus (Densus) 88 di Jalan Cendrawasih Kota Sibolga Sumatera Utara dikabarkan mencekam, pascabom yang meledak di wilayah tersebut pada Selasa (12/3/2019) sore.

Hingga kini petugas berusaha melakukan pola-pola persuasif untuk meminta terduga pelaku teror yang masih berada di dalam rumah untuk menyerahkan diri.

Dari pantauan, petugas kepolisian meminta salah satu tokoh agama untuk membujuk terduga teroris yang masih di dalam rumah. Proses negosiasi sendiri terdengar di sekitar lingkungan, lantaran dilakukan melalui alat pengeras suara mesjid.

"Menyerahlah, ingat anakmu. Jangan kau korbankan anakmu. Bicarakan baik-baik kalau ada masalah. Tidak ada agama yang mengajarkan hal yang begitu. Menyerahlah," kata Ustaz Zainun Sinaga yang diminta petugas kepolisian untuk melakukan negosiasi.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto bersama Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dikabarkan berada di sekitar lokasi Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas.

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun, terduga pelaku teroris masih berdiam di dalam rumah. Pun begitu, Tim Densus 88 masih terus melakukan pengepungan di rumah yang diduga dihuni terduga teroris.

Untuk diketahui, Kadiv Humas Polri, Irjen Muhammad Iqbal mengatakan ledakan yang terjadi di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/3019) terjadi saat tim Densus 88 Antiteror hendak menangkap terduga teroris berinisal HS alias Abu Hamzah di kediamannya.

Dalam upaya penggerebekan tersebut, Ikbal mengatakan seorang polisi menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

baca juga
Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Sibolga, Bom Meledak di Kediaman Terduga Teroris Lukai Petugas

Di Sibolga, Bom Meledak di Kediaman Terduga Teroris Lukai Petugas

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 18:50 WIB

Bom Sibolga, Satu Rumah Dikepung Densus 88

Bom Sibolga, Satu Rumah Dikepung Densus 88

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 17:56 WIB

WNI Diduga Jadi Pengebom Gereja, Tim Densus dan BIN Dikirim ke Filipina

WNI Diduga Jadi Pengebom Gereja, Tim Densus dan BIN Dikirim ke Filipina

News | Selasa, 05 Februari 2019 | 20:00 WIB

Kasus Teroris, Tempat Karyawan Kebab Baba Rafi Digeledah Densus

Kasus Teroris, Tempat Karyawan Kebab Baba Rafi Digeledah Densus

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 17:27 WIB

Senyap dan Dijaga Ketat, 3 Napi Teroris Dipindah ke Nusakambangan

Senyap dan Dijaga Ketat, 3 Napi Teroris Dipindah ke Nusakambangan

News | Selasa, 27 November 2018 | 08:46 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×