Kisah Penjual Vinyl di Jalan Surabaya: Dari Hobi Jadi Peluang Bisnis

Agung Sandy Lesmana, Muslimin Trisyuliono

Jum'at, 15 Maret 2019 | 19:57 WIB
Kisah Penjual Vinyl di Jalan Surabaya: Dari Hobi Jadi Peluang Bisnis
Dianto, penjual vinyl dan kaset pita di Jalan Surabaya, Jakpus. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Di era digital sekarang ini, piringan hitam alias vinyl dan kaset pita masih cukup diminati para penikmat musik. Bahkan, kaum milenial mulai banyak yang berburu vinyl di kios barang antik yang terletak di Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat.

Melihat peluang ini, Dianto (58), pemilik kios Mini Galery Nusantara bahkan mengaku memiliki pelanggan dari kalangan anak muda. Lelaki berambut gondrong ini sudah menggeluti bisnis penjualan vinyl dan kaset pita sejak 2010 lalu.

Dalam kios yang memiliki lebar ruangan 2 meter x 3 meter itu, koleksi dari piringan hitam, kaset pita dan poster tersusun dengan rapi. Untuk menarik pelanggannya, Dianto kerap memutar musik-musik lawas dengan pemutar kaset.

Vinyl lagu-lagu lawas yang dijual di Jalan Surabaya, Menteng, Jakpus. (Suara.com/Muslimin)
Vinyl lagu-lagu lawas yang dijual di Jalan Surabaya, Menteng, Jakpus. (Suara.com/Muslimin)

"Anak muda cukup banyak yang cari piringan hitam, biasanya mereka hunting ke sini untuk referensi musik," ujar Dianto saat ditemui Suara.com, Jumat (15/3/2019).

Setidaknya, Dianto memiliki seribu kaset vinyl dan lima ribu kaset pita di kios tersebut. Genre musik dari kaset fisik yang dijual Dianto adalah keroncong, pop dan rock di tahun 60 - 80an. Hampir 50 persen lebih musik dari Indonesia. Bahkan, album band legendaris Koes Plus cukup komplit dijual di kios ini. 

Menurutnya, karena jumlahnya terbatas dan peminatnya lagu dari kaset vinyl semakin meningkat, harga jual dari piringan hitam ini turut melesat.

Dianto saat menata kaset pita di kios Mini Galery Nusantara, Jalan Surabaya. (Suara.com/Muslimin)
Dianto saat menata kaset pita di kios Mini Galery Nusantara, Jalan Surabaya. (Suara.com/Muslimin)

Dianto menjual untuk satu piringan hitam berkisar dari harga Rp 100 ribu sampai Rp 1,5 juta. Sedangkan kaset pita yang ada di kios ini dijual mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 500 ribu.

Untuk piringan hitam sendiri album Koes Bersaudara dijual Dianto dengan harga Rp 1,2 dengan kondisi cukup apik.

"Makin ke sini yang cari lumayan, harganya juga mulai tinggi biasanya kalau dulu beli Rp 200 ribu sekarang bisa dijual Rp 500 ribu untuk kaset pita, tapi piringan hitam bisa sampai harga Rp 1,5 jutaan," tambahnya.

baca juga

Pembelinya pun cukup beragam dari anak muda sampai turis mancanegara. Namun, Dianto mengaku turis mancanegara lebih banyak mencari jenis musik dari Indonesia. 

"Biasanya orang yang beli kaset di sini kebanyakan disimpen bukan dijual, itu yang buat mahal karena produksinya sudah tidak ada sekarang," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Revolusi 4.0 PT Pos Indonesia (Persero) Tangkap Peluang Digital

Revolusi 4.0 PT Pos Indonesia (Persero) Tangkap Peluang Digital

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:06 WIB

Yang Lawas nan Merindu, Berburu Kaset Pita di Jakarta

Yang Lawas nan Merindu, Berburu Kaset Pita di Jakarta

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 19:20 WIB

Era Digital, Gadget Tidak Boleh Mengganggu Hubungan Percintaan Anda

Era Digital, Gadget Tidak Boleh Mengganggu Hubungan Percintaan Anda

Lifestyle | Minggu, 17 Februari 2019 | 15:04 WIB

Generasi Milenial Harus Punya 5 Skill Ini, Lho!

Generasi Milenial Harus Punya 5 Skill Ini, Lho!

Your Say | Sabtu, 02 Februari 2019 | 12:00 WIB

Capaian Penting Gerakan Siber Kreasi Kominfo Selama 2018

Capaian Penting Gerakan Siber Kreasi Kominfo Selama 2018

Tekno | Jum'at, 18 Januari 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

×