BPN Prabowo Kritik Pedas Jokowi Ada Warga Sakit Ditandu karena Jalan Rusak

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 20 Maret 2019 | 11:33 WIB
BPN Prabowo Kritik Pedas Jokowi Ada Warga Sakit Ditandu karena Jalan Rusak
Pasien puskesmas di Pandeglang terpaksa ditandu karena jalan rusak parah. (Foto via Bantennews.co.id)

Suara.com - Suhud Alynudin, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno miris melihat ada warga Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten yang terpaksa ditandu ke puskemas karena infrastruktur jalan yang tidak memadai. Kejadian itu terjadi di saat pemerintah membanggakan kinerjanya membangun infrastruktur.

Suhud mengatakan kejadian seorang warga sakit yang harus ditandu menjadi ironi pemerintahan Jokowi. Pasalnya, Jokowi sering menyampaikan soal keberhasilannya membangun infrastruktur.

"Miris sekali. Karena jargon kampanye pemerintahan Pak Jokowi itu soal infrastruktur. Saat kita melihat infrastruktur dasar seperti jalan desa, jembatan banyak yang rusak tentu sangat ironis," kata Suhud kepada Suara.com, Rabu (20/3/2019).

Kakek ditandu pakai sarung di Banten. (Bantenhits)
Kakek ditandu pakai sarung di Banten. (Bantenhits)

Suhud menjelaskan kalau selama ini pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah Jokowi ternyata tidak memikirkan aspek prioritas. Pasalnya, masih banyak jalan-jalan yang rusak dan menghambat kehidupan masyarakat.

Dirinya juga menilai kalau Jokowi seharusnya lebih mengutamakan infrastruktur dasar yakni jalan-jalan di pedesaan. Jalan itu sangat dibutuhkan para masyarakat desa.

Namun, apa yang dilakukan Jokowi menurutnya saat ini mengabaikan kesejahteraan. Malah pembangunan infrastruktur pemerintah saat ini malah meredupkan usaha masyarakat.

"Pembangunan infrastruktur seharuanya juga mendorong tingkat kesejahteraan, karena dengan adanya infrastruktur arus barang dan jasa menjadi lebih cepat," ujarnya.

"Namun, sekarang yang terjadi justru sebaliknya, pembangunan jalan tol misalnya, justru mematikan usaha rakyat yang sebelumnya sudah berjalan," pungkasnya.

Wati ditandu pakai sarung. (ist)
Wati ditandu pakai sarung. (ist)

Untuk diketahui, Seorang warga yang tengah sakit bernama Junaedi terpaksa harus ditandu menuju puskesmas setempat karena kondisi jalan yang rusak parah.

baca juga

Adalah jejaring media sosial yang pertama kali mengungkap nasib warga Kampung Leuwi Buled RT 003/RW 003, Desa Leuwi Balang, Kecamatan Cikeusik itu. Sebuah foto memperlihatkan bagaimana sulitnya dua orang warga menandu Junaedi dengan diiringi beberapa warga lain melintasi jalanan berlumpur di tengah guyuran hujan.

Dilansir dari laman Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Jumhadi, salah seorang kerabat Junaedi mengatakan, anggota keluarganya yang sakit itu terpaksa harus ditandu lantaran akses jalan tidak bisa dilalui menggunakan mobil.

Menurutnya, Junaedi terpaksa ditandu ke Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk mendapatkan perawatan karena penyakit maag yang sudah kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Ngeluh Ayunan Anaknya Rusak, Pemprov DKI Langsung Perbaiki

Sandiaga Ngeluh Ayunan Anaknya Rusak, Pemprov DKI Langsung Perbaiki

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 11:24 WIB

Survei Kompas: Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Naik, Jokowi - Maruf Turun

Survei Kompas: Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Naik, Jokowi - Maruf Turun

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 11:13 WIB

4 Daerah yang Pernah Menolak Sandiaga Datang, Sampai Diusir Langsung

4 Daerah yang Pernah Menolak Sandiaga Datang, Sampai Diusir Langsung

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 07:05 WIB

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 17:44 WIB

Darmaningtyas dan PR Dunia Pendidikan untuk Dua Calon Presiden

Darmaningtyas dan PR Dunia Pendidikan untuk Dua Calon Presiden

wawancara | Selasa, 19 Maret 2019 | 14:50 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×