Sandiaga Ngeluh Ayunan Anaknya Rusak, Pemprov DKI Langsung Perbaiki

Pebriansyah Ariefana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 20 Maret 2019 | 11:24 WIB
Sandiaga Ngeluh Ayunan Anaknya Rusak, Pemprov DKI Langsung Perbaiki
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tiba untuk mengikuti debat capres putaran ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat itu mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. [Antara Foto/Dhemas Reviyanto/pras]

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengeluh ayunan yang biasa dimainkan anaknya rusak di sebuah taman bermain dekat rumahnya. Sandiaga pun melaporkan ayunan anaknya yang rusak ke Pemprov DKI.

Dalam 5 hari, ayunan anaknya itu sudah diperbaiki dan bisa dimainkan lagi. Sandiag mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tanggap dalam melayani keluhan masyarakat Ibu Kota. Tak sampai satu minggu keluhan Sandi langsung dipenuhi.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu mengatakan hanya dalam waktu 5 hari, keluhannya tentang fasilitas taman bermain anak di dekat rumahnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan langsung diperbaiki oleh Pemprov DKI.

"Terima kasih untuk Pemprov DKI atas quick responsenya. 5 hari lalu saya laporkan melalui social media," kata Sandiaga melalui akun instagramnya seperti dikutip Suara.com, Rabu (20/3/2019).

Lewat video unggahannya, Sandiaga mengaku sudah bisa kembali bermain bersama anak bungsunya, Sulaiman di tamam tersebut.

"Terima kasih dinas pertamanan, terima kasih pak walikota, terima kasih pak gubernur, sudah benerin ayunan Sulaiman, semoga seluruh pelayanan publik bisa secepat ini seperti di DKI," ucap Sandiaga.

Dia mengatakan bentuk pelayanan publik seperti ini harus dibuat dengan cara yang mudah seperti melaporkan via media sosial.

"Dan semuanya simple saja, upload untuk laporan, langsung dibenerin," tutup Sandi.

Seperti diketahui saat ini Pemprov DKI belum juga memiliki wakil gubernur baru semenjak ditinggal Sandi sekitar 7 bulan yang lalu karena mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden 2019. Sejak saat itu Gubernur Anies Baswedan bekerja sendirian.

Sementara penggantinya belum juga diputuskan oleh DPRD DKI Jakarta padahal sudah ada dua kandidat yang siap dipilih yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Keduanya berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Daerah yang Pernah Menolak Sandiaga Datang, Sampai Diusir Langsung

4 Daerah yang Pernah Menolak Sandiaga Datang, Sampai Diusir Langsung

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 07:05 WIB

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 17:44 WIB

BPN Prabowo Merasa Dipersekusi karena Sandiaga Ditolak di Banyuwangi

BPN Prabowo Merasa Dipersekusi karena Sandiaga Ditolak di Banyuwangi

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 13:53 WIB

Pembentukan Pansus Cawagub DKI Pengganti Sandiaga Uno Jalan di Tempat

Pembentukan Pansus Cawagub DKI Pengganti Sandiaga Uno Jalan di Tempat

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 12:15 WIB

Sandiaga Ditolak Kampanye di Banyuwangi sampai Dihadang Massa

Sandiaga Ditolak Kampanye di Banyuwangi sampai Dihadang Massa

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 11:05 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB