Motif Pelaku Culik Balita Anisa Ternyata untuk Mengemis

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Senin, 15 April 2019 | 15:38 WIB
Motif Pelaku Culik Balita Anisa Ternyata untuk Mengemis
Polisi menggelar konferensi pers kasus penculikan terhadap balita Anisa. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Usai diculik sejak Selasa (9/4/2019), balita Anisa Suci Ardiwibowo akhirnya berhasil ditemukan di Stasiun Pasar Senen pada Minggu (14/4/2019). Korban ditemukan di Masjid At-Taufiq yang terletak di depan Stasiun Pasar Senen bersama sang pelaku penculikan, Anggraini (55).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan, perburuan terhadap wanita paruh baya tersebut dilakukan dengan cara menyisir lapak-lapak pengemis di kawasan Bintaro, Ceger, Ciledug, Ciputat dan Bekasi. Tak hanya itu, sketsa wajah Anggraini juga disebar di terminal maupun stasiun.

Pada Minggu (14/4/2019), polisi menerima informasi tentang keberadaan Anggraini bersama korban di Stasiun Pasar Senen.

"Akhirnya tim datang ke sana, dicek satu per satu kita telusuri akhirinya kita menemukan tersangka di depan masjid stasiun bersama korban," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Senin (15/4/2019).

Anggraini pun digelandang menuju Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut. Kepolisian juga segera menghubungi pihak keluarga untuk menjemput korban.

"Setelah kita temukan, kita bawa ke Polda dan kita langsung menghubungi pihak keluarga," katanya.

Kepada polisi, Anggraini mengaku membawa balita Anisa dengan cara mengajak bermain korban. Tak hanya itu, ia juga membelikan jajanan lalu mengendong dan melarikan korban.

Argo mengatakan, tersangka tak memiliki pekerjaan tetap. Anggraini sehari-hari hanya berada dari masjid satu ke masjid lainnya untuk mengemis.

"Pelaku ini sehari-hari sering tidur di masjid dan nyapu-nyapu sehingga sering dikasih uang sama jemaah," tutur Argo.

Sementara itu, motif pelaku dalam penculikan ini adalah faktor ekonomi. Dengan menggendong korban, Anggrani lebih mudah meraup belah kasih dan uang dari orang-orang.

"Kemudian dengan adanya anak kecil, orang-orang akan semakin iba dan memberi sedekah," ucap Argo.

Atas perbuatannya, Anggraini dikenakan pasal 328 KUHP subsider pasal 330 KUHP dan pasal 76 F Jo Pasal 83 Undang-Undang RI Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan di atas 4 tahun.

Diketahui, Anisa sempat diculik oleh perempuan misterius saat sedang berada di Masjid Al Amin, Jalan Bintara Jaya III, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019). Aksi penculikkan itu yang dilakukan pelaku itu terekam kamera pengawas atau CCTV milik Masjid setempat.

Dalam rekaman CCTV, perempuan yang mengenakan jilbab itu sempat berinteraksi sekitar 15 menit, lalu membawa Anisa dengan menggendongnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Gelar Patroli Gabungan Amankan Pemilu 2019

Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Gelar Patroli Gabungan Amankan Pemilu 2019

News | Senin, 15 April 2019 | 14:58 WIB

Diculik Selama 5 Hari, Balita Anisa Kini Ketakutan ke Luar Rumah

Diculik Selama 5 Hari, Balita Anisa Kini Ketakutan ke Luar Rumah

Jabar | Senin, 15 April 2019 | 14:55 WIB

Nenek Balita Anisa Sebut Pelaku Penculikan Cucunya Seperti Orang Bingung

Nenek Balita Anisa Sebut Pelaku Penculikan Cucunya Seperti Orang Bingung

Jabar | Senin, 15 April 2019 | 14:21 WIB

Balita Anisa Ditemukan Petugas Polisi yang Hendak Salat

Balita Anisa Ditemukan Petugas Polisi yang Hendak Salat

Jabar | Minggu, 14 April 2019 | 23:56 WIB

Diculik Perempuan Misterius, Balita Anisa Ditemukan di Stasiun Pasar Senen

Diculik Perempuan Misterius, Balita Anisa Ditemukan di Stasiun Pasar Senen

News | Minggu, 14 April 2019 | 23:47 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB