Sebut Tengku Zul Bodohi Ribuan Umat, Gus Nadir: Itu Ngawur, Kakanda Sayang

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 22 April 2019 | 09:30 WIB
Sebut Tengku Zul Bodohi Ribuan Umat, Gus Nadir: Itu Ngawur, Kakanda Sayang
Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir. [Facebook]

Suara.com - Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir mengkritik Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.

Kritik itu berkaitan dengan 'hitungan iseng' hasil pemungutan suara Pilpres 2019 ala Tengku Zul. Pada Sabtu (20/4/2019) kemarin, Tengku Zul membuat hitungan iseng pilpres berdasarkan provinsi dan pulau.

Ia membuat penghitungan itu dengan membandingkan jumlah kemenangan capres nomor urut 01 petahana Joko Widodo (Jokowi) dan 02 Prabowo Subianto di beberapa daerah.

Tanpa menyebutkan hasil akhir penghitungan menurut caranya sendiri, Tengku Zul menyiratkan bahwa kemenangan milik Prabowo.

"Hitungan Iseng:
Jabar+Banten untuk Prabowo, Jatim+Jateng, Jokowi menang, hasil seri.
NTB untuk 02, Bali 01, hasil seri.
Sulsel untuk 02, NTT untuk 01, hasil seri.
Maluku dan Maluku Utara, seri.
Sultra untuk 02, Papua, Papua Barat untuk 01, hasil seri.
Sisa Sulawesi+Sumatera 02.
SIAPA MENANG?" kicau @ustadtengkuzul.

Gus Nadir menilai hitungan iseng Tengku Zul tersebut sembarangan. Selain itu, Tengku Zul juga disebutnya telah membodohi banyak orang.

Ia menjelaskan, jumlah pemilih di setiap daerah berbeda, sehingga tidak bisa dibandingkan berdasarkan perkiraan dari setiap provinsi atau pulau, seperti yang dijabarkan Tengku Zul.

Dosen Monash University di Australia ini pun mengimbau Tengku Zul supaya tidak membodohi banyak orang.

Menurut Gus Nadir, ribuan orang telah menjadi bodoh karena setuju pada Tengku Zul, dengan me-retweet kicauannya.

baca juga

"Kakanda @ustadtengkuzul janganlah membodohi umat dengan hitungan ngawur semacam ini. Tiap daerah jumlah pemilihnya berbeda. Pemilu ini hitungan per kepala. Delapan ribu orang yang klik like dan dua ribu yang RT sudah ikut-ikutan bodoh jadinya. Berbeda boleh, bodoh-bodohi umat janganlah, Kakanda sayang," ungkap Gus Nadir di Twitter, Senin (22/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua KPU Depok: Belum Ada Petugas KPPS Sakit Selama Penghitungan Suara

Ketua KPU Depok: Belum Ada Petugas KPPS Sakit Selama Penghitungan Suara

Jabar | Sabtu, 20 April 2019 | 16:36 WIB

Tepis Curang, Kesalahan Input Data Karena Pekerja KPU Kerja 24 Jam Lebih

Tepis Curang, Kesalahan Input Data Karena Pekerja KPU Kerja 24 Jam Lebih

News | Sabtu, 20 April 2019 | 15:50 WIB

Egy Maulana Vikri Nyoblos di Polandia, Jokowi - Ma'ruf Unggul dari Prabowo

Egy Maulana Vikri Nyoblos di Polandia, Jokowi - Ma'ruf Unggul dari Prabowo

News | Jum'at, 19 April 2019 | 09:28 WIB

Hitung Surat Suara Seperti Paduan Suara, Bikin Petugas dan Saksi Terhibur

Hitung Surat Suara Seperti Paduan Suara, Bikin Petugas dan Saksi Terhibur

News | Kamis, 18 April 2019 | 19:04 WIB

Twitwar Lucu Gus Nadir, Skakmat Sujiwo Tejo

Twitwar Lucu Gus Nadir, Skakmat Sujiwo Tejo

News | Kamis, 18 April 2019 | 19:02 WIB

Terkini

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

×