Belasan Kotak Suara Dibakar Massa, KPU Gelar PSU di TPS Koto Padang Jambi

Bangun Santoso

Minggu, 28 April 2019 | 08:04 WIB
Belasan Kotak Suara Dibakar Massa, KPU Gelar PSU di TPS Koto Padang Jambi
Suasana Pemilihan Suara Ulang di tiga TPS di Koto Padang, Kota Sungai Penuh, Jambi, Sabtu (27/4/2019). (Metrojambi.com/Dedi)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung pada Sabtu (27/4/2019) yang berlokasi di SD Negri No 063/XI Desa Koto Padang.

PSU ini dilaksanakan, karena beberapa waktu yang lalu terjadi pembakaran kotak dan surat suara oleh sejumlah orang. Kasus ini saat ini masih ditangani oleh Bawaslu bersama aparat kepolisian.

Pantauan di lapangan, dalam pelaksanaan PSU tersebut, dijaga ketat aparat kepolisian, TNI, Gubernur Jambi yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik, Asraf, KPU Kota Sungai Penuh, Bawaslu Kota Sungai Penuh, PPK, Panwascam, PPS, dan PPL, semua tertumpu di 3 TPS yang dilaksanakan PSU.

Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto mengatakan, untuk keamanan pada pelaksanaan PSU di 3 TPS Desa Koto Padang pasca pembakaran Kotak dan surat suara, Polres Kerinci bersama TNI melakukan pengamanan khusus.

"Dalam pelaksanaan pengamanan pola khusus, karena situasi khusus," ujar Dwi seperti dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com).

Diakuinya, dalam pengamanan PSU tersebut, mereka memakai sistim 512. Yakni 5 polisi dalam 1 TPS dan 2 linmas. Mereka dibantu dengan 3 personil TNI tiap TPS, artinya ada 9 TNI. Bukan itu saja, mereka juga menyiagakan 30 anggota TNI dan Polri di lokasi dekat pemungutan yang juga dibantu pasukan linmas.

"Dan juga personil kendaraan motor, 14 personil TNI dan Polri, yakni melaksnakan patroli di sekitar tersebut," katanya.

Insiden Pembakaran Kotak dan Surat Suara

Dilansir dari Antara, aksi pembakaran kotak dan surat suara itu terjadi pada Kamis (18/4/2019) atau saat proses perhitungan surat suara pemilu di TPS. Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui otak dari aksi pembakaran itu adalah seorang petugas panwas dan seorang caleg dari PDIP. Keduanya diketahui sebagai kakak adik.

baca juga

Mereka adalah Robin Janet alias Robin (31) petugas Panwas Kecamatan Tanah Kampung, Desa Tanjung Karang RT 02, Kota Sungai Penuh, dan yang bersangkutan ditangkap di TKP pembakaran kotak surat suara.

Kemudian Khairul Saleh alias Saleh (53) merupakan caleg PDIP, pekerjaan swasta, alamat Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kabupaten Kerinci, ditangkap oleh tim gabungan di Desa Hamparan Pugu, Kecamatan Air Hangat. Saat ditangkap pelaku sedang bersembunyi di rumah penduduk.

Selain itu, polisi juga turut menangkap satu orang lainnya yakni Azwarlis (55), pekerjaan PNS, alamat Desa Pendung Hiang RT01, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Ia sebelumnya datang menyerahkan diri ke Polres Kerinci dengan diantar oleh keluarganya kini statusnya sebagai saksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSU di Surabaya, Sembari Tunggu Antrian Pemilih di TPS Ini Bisa Karaokean

PSU di Surabaya, Sembari Tunggu Antrian Pemilih di TPS Ini Bisa Karaokean

Jatim | Sabtu, 27 April 2019 | 12:55 WIB

Miris, Gadis 12 Tahun di Jambi Jadi Korban Pencabulan Paman Sendiri

Miris, Gadis 12 Tahun di Jambi Jadi Korban Pencabulan Paman Sendiri

News | Jum'at, 26 April 2019 | 13:10 WIB

Gelar PSU di 18 TPS, KPU Kalbar Pastikan Berjalan Lancar dan Aman

Gelar PSU di 18 TPS, KPU Kalbar Pastikan Berjalan Lancar dan Aman

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:15 WIB

Dilema Partai Koalisi Jokowi di Jambi: Kuat di Pileg, Loyo di Pilpres

Dilema Partai Koalisi Jokowi di Jambi: Kuat di Pileg, Loyo di Pilpres

News | Kamis, 25 April 2019 | 13:36 WIB

Mengamuk dan Bakar Surat Suara, Caleg Khairul Kini Meringkuk di Bui

Mengamuk dan Bakar Surat Suara, Caleg Khairul Kini Meringkuk di Bui

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:44 WIB

Terkini

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

×