PKS Usulkan Bentuk Pansus Pemilu 2019, KPU: Tak Perlu

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Jum'at, 10 Mei 2019 | 05:21 WIB
PKS Usulkan Bentuk Pansus Pemilu 2019, KPU: Tak Perlu
Ilustrasi Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Rafiuddin Abdul Rahman

Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI, Evi Novida Ginting Manik menilai wacana pembentukan panitia khusus atau Pansus Pemilu 2019 tidak lah perlu. Sebab, penyelenggaraan Pemilu 2019 menurutnya sudah berjalan baik.

Evi mengklaim proses penyelenggaraan Pemilu 2019 mulai tingkat bawah hingga ke atas sudah berjalan baik. Sehingga wacana pembentukan Pansus Pemilu 2019 dinilai tidak lagi diperlukan.

"Pemilu sudah berjalan dengan baik, semua prosesnya dari bawah sampai ke atas, sebenarnya prosesnya sudah berjalan sangat baik, menurut KPU tidak diperlukan (Pansus Pemilu 2019)," kata Evi di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019) malam.

Evi mengatakan, jika ada pihak-pihak yang keberatan dengan proses atau hasil Pemilu 2019 bisa menggunakan mekanisme hukum yang telah disediakan. Seperti dengan melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau Mahkamah Konstitusi (MK) apabila laporan itu terkait persoalan hasil pemilu.

"Misalnya ada keberatan, ada permasalahan berkaitan dengan perolehan suara tentu kan sudah ada mekanismenya. Kalau proses itu bisa ke Bawaslu, kalo hasil tentu ke MK," ucapnya.

Sebelumnya, anggota DPR Fraksi PKS, Leida Hanifa menilai kinerja KPU RI pada Pemilu 2019 sangat buruk. Hal itu menyusul banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan banyaknya kesalahan dalam proses input data pada Situng KPU RI.

Leida lantas mengusulkan agar DPR RI membentuk Pansus Pemilu 2019. Sebab menurutnya DPR RI memiliki fungsi pengawasan, sebagaimana tertuang dalam Pasal 20 A ayat (2) dan (3) UUD 1945.

"Fraksi PKS memandang perlu adanya Hak Angket DPR RI yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Pansus Penyelenggaraan Pemilu 2019," kata Ledia Hanifa dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/5) lalu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UGM: Kematian Petugas Pemilu Diduga karena Kelelahan hingga Depresi

UGM: Kematian Petugas Pemilu Diduga karena Kelelahan hingga Depresi

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 20:14 WIB

Andi Arief Minta Kader PD Tak Tanggapi Para Sumbu Pendek, Sindir Siapa?

Andi Arief Minta Kader PD Tak Tanggapi Para Sumbu Pendek, Sindir Siapa?

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 20:04 WIB

Megawati: Kalah Menang Itu Biasa, Jangan Langgar Konstitusi

Megawati: Kalah Menang Itu Biasa, Jangan Langgar Konstitusi

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 19:10 WIB

Makan Korban Jiwa, Megawati Minta Sistem Pemilu Dievaluasi

Makan Korban Jiwa, Megawati Minta Sistem Pemilu Dievaluasi

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 19:04 WIB

Terkini

Sinopsis Rising Justice, Drama Hukum China Gao Ye dan Elvis Han di iQiyi

Sinopsis Rising Justice, Drama Hukum China Gao Ye dan Elvis Han di iQiyi

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Deddy Sitorus Sebut Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Cuma Akal-akalan, Minta Pemerintah Batalkan Usulan

Deddy Sitorus Sebut Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Cuma Akal-akalan, Minta Pemerintah Batalkan Usulan

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun

Rahasia Jusuf Kalla Tetap Bugar di Usia 84 Tahun

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Rilis Terbaru SMRC soal Capres: Dedi Mulyadi Unggul 35,5 Persen, Elektabilitas Prabowo Terjun Bebas

Rilis Terbaru SMRC soal Capres: Dedi Mulyadi Unggul 35,5 Persen, Elektabilitas Prabowo Terjun Bebas

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Daftar 15 Provinsi yang Menggelar Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober hingga Desember 2026

Daftar 15 Provinsi yang Menggelar Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober hingga Desember 2026

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Konsol Gaming Genggam Tak Lagi Cuma Buat Main, Kini Jadi PC Kerja

Konsol Gaming Genggam Tak Lagi Cuma Buat Main, Kini Jadi PC Kerja

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×